Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan empat ruas jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk membuka akses sekaligus mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Senin, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki jalan rusak, tetapi juga membentuk jaringan konektivitas antarkawasan.

Empat ruas yang disiapkan melalui program IJD tersebut yakni Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede, Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong, Tanjungsari-Sukawangi, serta Babakan Madang-Pasir Angin.

"Penanganan ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede diarahkan untuk memperkuat konektivitas pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan wilayah Bojonggede dan kawasan sekitarnya," kata Ajat.

Ia menjelaskan ruas tersebut juga direncanakan terhubung dengan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), sehingga membentuk jaringan yang menghubungkan Cibinong, Bojonggede, hingga koridor Bomang.

Konektivitas tersebut nantinya diperkuat dengan rencana pembangunan Flyover Bomang untuk mengatasi hambatan akibat perlintasan rel sekaligus membuka akses yang lebih lancar menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong.

Sementara di wilayah Bogor Barat, Pemkab Bogor menyiapkan rekonstruksi Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong untuk memperkuat akses masyarakat sekaligus mendorong aktivitas perekonomian.

"Peningkatan akses tersebut diharapkan mendukung penguatan desa sekaligus membuka ruang bagi munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor," ujarnya.

Sedangkan, di Bogor Timur, rekonstruksi Jalan Tanjungsari-Sukawangi diarahkan untuk meningkatkan konektivitas menuju kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur.

Peningkatan ruas tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah, sehingga aktivitas ekonomi di wilayah timur Kabupaten Bogor dapat semakin berkembang.

Pemkab Bogor juga menyiapkan rekonstruksi jalur strategis Babakan Madang-Pasir Angin yang diproyeksikan menjadi bagian dari jaringan jalan alternatif di kawasan Sentul dan sekitarnya.

Jalur itu diharapkan membantu mendistribusikan arus lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas Babakan Madang, Pasir Angin, Citeureup, hingga jaringan jalan menuju kawasan Puncak.

Ajat mengatakan pembangunan empat ruas melalui IJD merupakan bagian dari strategi Pemkab Bogor memperkuat konektivitas dari pusat pemerintahan menuju wilayah barat, timur, kawasan strategis Sentul, hingga daerah perbatasan.

Menurut dia, peningkatan konektivitas menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk membuka akses wilayah dan menciptakan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru agar pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu.

Dalam satu tahun pertama kepemimpinan Bupati Rudy, Pemkab Bogor mencatat pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 516,83 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah.

Pembangunan tersebut diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antarkecamatan, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa, sekaligus membuka akses ke kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.