Ketua Umum PSSI Erick Thohir

Perbesar

Doorstop Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai pembukaan Women’s League Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengajak publik membuktikan dukungan terhadap sepak bola wanita Indonesia dengan hadir menonton langsung Indonesia Women’s League. Ia menilai antusiasme di tribune menjadi wujud dukungan yang nyata, bukan sekadar seruan agar liga digelar.

Ajakan itu disampaikan Ketua Umum PSSI tersebut usai pembukaan Indonesia Women’s League 2026/2027 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Erick menyoroti kelompok yang selama ini mempertanyakan keberadaan kompetisi dan meminta mereka datang menyaksikan pertandingan.

"Ayo yang selama ini teriak-teriak, mana liganya, ayo datang nonton dong sekarang," ujar Erick.

Komitmen 5 Tahun untuk Keberlangsungan Liga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir

Perbesar

Doorstop Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai pembukaan Women’s League Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Selain mengundang suporter ke stadion, Erick menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan Indonesia Women’s League. Ia menyebut PSSI, operator liga, dan klub telah menyepakati pelaksanaan kompetisi selama lima tahun sebelum dilakukan evaluasi.

"Yang pasti semua klub, Liga, PSSI komitmen untuk 5 tahun, habis itu kita review," kata Erick.

Menurutnya, keberlanjutan liga perlu dibangun bertahap dengan memastikan operasional klub berjalan baik. Ia mengingatkan agar perjalanan kompetisi tidak terganggu persoalan finansial atau masalah internal yang berisiko membuat klub berhenti di tengah musim.

Erick menilai pengembangan harus memperhatikan kesiapan klub dan fondasi kompetisi agar Indonesia Women’s League bisa berlangsung konsisten, bukan sekadar bergulir pada masa awal pembentukannya.

Dukungan Suporter untuk Klub dan Pemain

Erick berharap dukungan masyarakat tidak berhenti pada tuntutan agar kompetisi tersedia. Ia mengajak publik mengikuti pertandingan, menyemangati klub peserta, serta para pemain tim nasional yang kini tersebar di berbagai tim.

"Buktikan kontribusinya bukan dari hanya bicara. Tetapi kehadiran yang kita tunggu, dukung timnya, dukung para pemain tim nasional yang tersebar di berbagai klub yang sedang bermain," kata Erick.

Menurutnya, kehadiran penonton adalah bentuk kontribusi nyata bagi perkembangan sepak bola wanita Indonesia. Antusiasme publik dalam menyaksikan laga diharapkan tumbuh seiring pelaksanaan kompetisi.

Ia menambahkan, dukungan di tribune dan kesiapan penyelenggara diharapkan berjalan beriringan agar Indonesia Women’s League terus berkembang secara berkesinambungan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Tempel Man City, MU Masih Rawan