Gerakan ekoteologi gugah kesadaran warga rawat lingkungan

Senin, 10 Agustus 2026 05:53 WIB

Image Print

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (dua dari kanan) menyerahkan alat kebersihan pada acara Jumat Bersih di Magelang, Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Gerakan ekoteologi menggugah kesadaran masyarakat dalam merawat lingkungan berawal dari hati, ditumbuhkan oleh nilai-nilai keagamaan, dan diwujudkan melalui tindakan nyata, kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

"Ekoteologi mengajarkan kepada kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan berawal dari hati, ditumbuhkan oleh nilai-nilai keagamaan, dan diwujudkan melalui tindakan nyata," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Senin.

Ia mengatakan hal itu saat memimpin langsung kegiatan Apel Kesiapan Program Ekoteologi Jumat Bersih sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan alat kebersihan di depan Polres Kota Magelang, Jumat (7/8).

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Magelang bersama unsur lintas agama, tokoh masyarakat, dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) ini guna memperkuat komitmen kelestarian lingkungan berbasis ajaran moral dan keagamaan di seluruh wilayah Kota Magelang.

Ia menegaskan pentingnya peran rumah ibadah dan tokoh agama sebagai teladan kebersihan bagi masyarakat.

"Saya berharap rumah ibadah di Kota Magelang dapat menjadi teladan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya.

Rumah ibadah, ujar dia, bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pendidikan karakter, pusat gotong royong, dan pusat gerakan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pada kesempatan itu, bantuan berupa tempat sampah terpilah, sapu, gerobak sampah, dan perlengkapan saluran air disalurkan untuk menunjang efektivitas aksi Jumat Bersih yang akan dilaksanakan secara serentak dan rutin di seluruh rumah ibadah serta fasilitas publik di Kota Magelang.

Melalui dukungan sarana tersebut, Pemkot Magelang optimistis gerakan Jumat Bersih berbasis ekoteologi dapat berjalan secara berkelanjutan guna mewujudkan Kota Magelang yang asri, nyaman, dan berkarakter.

Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.