Gibran Resmi dapat Dukungan Para Pengusaha Sound Horeg, Berpotensi Kuat Tanpa Prabowo
Selasa, 11 Agustus 2026, 23:20 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Dukungan politik untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju kontestasi politik 2029 mulai terlihat dari gerakan kelompok relawan yang menyatakan kesiapan mengawal langkah politiknya.
Kelompok relawan Gibran Penerus Jokowi (GPJ) mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi relawan sekaligus upaya meminta arahan Jokowi terkait langkah politik organisasi ke depan.
GPJ mengklaim telah memiliki sekitar 130.000 anggota yang tersebar di sejumlah wilayah. Kelompok ini didominasi pengusaha sound horeg dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Ketua Umum GPJ Joko Loreng mengatakan organisasinya telah dibentuk untuk menjadi wadah dukungan jangka panjang terhadap Gibran, termasuk dalam menghadapi Pilpres 2029.
Kunjungan ke kediaman Jokowi sekaligus menunjukkan bahwa basis relawan yang sebelumnya mendukung Gibran saat Pilpres 2024 mulai kembali melakukan konsolidasi untuk menghadapi agenda politik berikutnya.
Meski mengaku telah siap bergerak, GPJ masih menunggu arahan lebih lanjut dari Jokowi. Pengurus dan anggota relawan diminta tidak terburu-buru mengambil langkah politik praktis sebelum terdapat keputusan mengenai arah gerakan mereka.
Konsolidasi juga terus dilakukan di tingkat daerah untuk menjaga kesolidan basis massa. GPJ menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Jokowi selama dua periode menjadi salah satu pijakan bagi keberlanjutan gerakan mereka.
Para anggota GPJ sekaligus pemilik usaha sound horeg menegaskan kesiapan basis massa untuk mengikuti keputusan yang nantinya ditetapkan organisasi.
Pergerakan GPJ dinilai menjadi salah satu sinyal bahwa dukungan terhadap Gibran untuk melanjutkan kiprah politiknya pada 2029 mulai dibangun lebih awal.
Baca Juga: Jokowi Disebut Ingin Gibran Jadi Presiden untuk Alasan Ini
Konsolidasi GPJ dinilai tidak hanya berkaitan dengan aktivitas relawan, tetapi juga memperlihatkan mulai terbentuknya basis dukungan politik bagi Gibran jauh sebelum tahapan Pilpres 2029 berlangsung.
Sementara itu, Jokowi sebelumnya juga telah menyinggung pentingnya penguatan basis massa dalam menghadapi agenda politik 2029 saat memberikan pengarahan kepada pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Timur.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persiapan menuju kontestasi politik 2029 mulai menjadi perhatian sejumlah kelompok pendukung Jokowi dan Gibran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat