Guru Besar UNAND presentasikan hasil riset inovasi tepung dadih probiotik pada ICOEE 2026
Guru Besar UNAND presentasikan hasil riset inovasi tepung dadih probiotik pada ICOEE 2026
Senin, 3 Agustus 2026 16:28 WIB
Foto: Prof. Dr. Helmizar (kiri) bersama Prof. Sadhan Kumar Ghosh dari Jadavpur University, Kolkata, India, usai sesi presentasi pada the 7th International Conference on Environmental Engineering (ICOEE) 2026 di Bali. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kolaborasi riset internasional antara Universitas Andalas dan Jadavpur University dalam bidang pangan fungsional, nutrisi, dan pembangunan berkelanjutan.
Bali (ANTARA) - Universitas Andalas kembali memperkuat kiprahnya di forum ilmiah internasional melalui partisipasi Prof Dr Helmizar, SKM, M Biomed (Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas), dalam the 7th International Conference on Environmental Engineering (ICOEE) 2026 yang diselenggarakan di Bali. Pada konferensi yang dihadiri akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara tersebut, Prof Helmizar mempresentasikan hasil joint research berjudul "Development and Safety Validation of Dadih Powder: A Minangkabau Local-Source Probiotic Functional Food for Pregnant and Lactating Women."
Penelitian ini merupakan kolaborasi antara Universitas Andalas dan University of the Philippines Diliman, Filipina. Riset tersebut berfokus pada pengembangan tepung dadih sebagai pangan fungsional probiotik berbasis kearifan lokal Minangkabau yang ditujukan untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui.
Dalam paparannya, Prof Helmizar menjelaskan bahwa penelitian berhasil menghasilkan tepung dadih dengan karakteristik fisikokimia yang baik, kandungan protein tinggi, kadar air rendah sehingga lebih stabil selama penyimpanan, serta memenuhi standar keamanan pangan. Hasil pengujian juga menunjukkan tidak ditemukannya kontaminasi bakteri patogen, kapang, khamir, maupun cemaran logam berat. Selain itu, bakteri asam laktat indigenous yang terkandung di dalam produk mampu mempertahankan viabilitas lebih dari 70 persen setelah melalui simulasi kondisi lambung dan usus, menunjukkan potensi biologisnya sebagai pangan probiotik.
Menurut Prof Helmizar, inovasi ini merupakan salah satu upaya pemanfaatan pangan lokal Indonesia melalui pendekatan ilmiah sehingga dapat dikembangkan menjadi produk fungsional yang aman, stabil, dan memiliki manfaat kesehatan. Penelitian tersebut juga mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being.
Selain mempresentasikan hasil penelitian, Prof. Helmizar juga mengadakan pertemuan dengan Prof. Sadhan Kumar Ghosh, Founder Advisor, Centre for Sustainable Development and Resource Efficiency Management, Jadavpur University, Kolkata, India, yang juga merupakan mantan Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Jadavpur University serta Director General, Sustainable Development & Circular Economy Research Centre (ISWMAW), India. Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan kolaborasi penelitian internasional di berbagai bidang, termasuk pangan fungsional, nutrisi, kesehatan masyarakat, keberlanjutan, dan ekonomi sirkular.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat menjajaki penyusunan proposal penelitian bersama, publikasi pada jurnal internasional bereputasi, pertukaran peneliti (research exchange), serta pengembangan jejaring akademik antara Universitas Andalas dan Jadavpur University, India. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat internasionalisasi riset Universitas Andalas sekaligus membuka peluang lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Keikutsertaan Universitas Andalas dalam ICOEE 2026 menjadi bagian dari komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring kolaborasi global, dan menghasilkan inovasi berbasis potensi lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No.4304.B3/DT.03.08/2025)”
Pewarta : Andriy Karantiti
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026