Kita tidak memusingkan berapa pun Parliamentary Threshold. Mudah-mudahan dengan komposisi kepengurusan hari ini, saya pikir jalan ke depan akan sedikit lebih mudah bagi Hanura

Jakarta (ANTARA) - Partai Hanura memilih fokus memperkuat struktur kepengurusan dan konsolidasi kader hingga daerah untuk menghadapi kontestasi politik mendatang tanpa mempersoalkan besaran ambang batas parlemen.

Ketua Tim Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella mengatakan penguatan organisasi menjadi prioritas partai menjelang pemilu mendatang.

“Kita tidak memusingkan berapa pun Parliamentary Threshold. Mudah-mudahan dengan komposisi kepengurusan hari ini, saya pikir jalan ke depan akan sedikit lebih mudah bagi Hanura,” kata Rio dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan Rio seusai memimpin konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force Partai Hanura di Provinsi Bengkulu, Kamis.

Ia mengatakan Bengkulu menjadi provinsi kedelapan yang menjadi sasaran penguatan organisasi Hanura dalam konsolidasi nasional.

Baca juga: Partai Hanura minta kadernya tanamkan api semangat Bung Karno

Menurut Rio, struktur kepengurusan Hanura di Bengkulu hampir rampung dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir September, termasuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“Konsolidasi nasional di Bengkulu ini provinsi yang ke-8. Kami melihat Bengkulu hampir menyelesaikan hampir 100 persen struktur kepengurusan. Kami meyakini akhir September, mudah-mudahan ini bisa selesai 100 persen di tingkat provinsi, kemudian DPC dan PAC,” ujarnya.

Rio menilai kekompakan jajaran pengurus dan kader di Bengkulu menjadi modal untuk memperkuat kembali basis elektoral Hanura.

Konsolidasi tersebut dihadiri seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara DPC, serta anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan DPRD kabupaten/kota.

“Sangat solid dan mudah-mudahan kekompakan ini bisa menjadi modal besar bagi Partai Hanura,” katanya.

Baca juga: Hanura buka pintu bagi caleg partai lain jelang Pemilu 2029

Penguatan mesin politik tersebut diarahkan untuk meningkatkan perolehan kursi Hanura pada pemilu mendatang, termasuk membidik satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Bengkulu.

“Kita menargetkan Hanura dengan mesin politik yang mulai kita bangun, dari empat kursi DPR RI di Dapil Bengkulu, mudah-mudahan kami yakini dapat satu kursi ke Senayan. Ini memang jadi target kami sejak awal,” ujar Rio.

Untuk DPRD, Hanura menargetkan tidak ada lagi daerah yang kehilangan keterwakilan partai di parlemen daerah.

Rio mencontohkan daerah pemilihan yang sebelumnya memiliki tiga kursi Hanura ditargetkan dapat meningkatkan perolehan menjadi lima hingga enam kursi.

Selain memperkuat struktur, Hanura juga berupaya memenuhi keterwakilan perempuan dalam seluruh lini kepengurusan partai.

Rio optimistis kekurangan keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dapat dipenuhi hingga akhir September melalui konsolidasi kader di daerah.

Baca juga: Hanura bangun struktur hingga ke 83 ribu desa untuk hadapi Pemilu 2029

Baca juga: Hanura: Caleg berkualitas jangan sampai kalah karena modal

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.