Harga BBM Pertamina Masih Kompetitif di ASEAN, Ini Buktinya
Warta Ekonomi, Jakarta -
Harga BBM Pertamina masih berada pada level kompetitif dibandingkan sejumlah negara di kawasan ASEAN dan negara lainnya. Pertamina Patra Niaga menyebut, meski harga energi global mengalami tekanan sepanjang 2026, harga BBM Indonesia masih relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah negara lain.
Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Joko Pranoto, mengatakan berdasarkan perbandingan harga BBM dengan negara-negara ASEAN serta beberapa negara lain seperti Australia, India, dan Pakistan, harga BBM Indonesia masih tergolong bersaing.
"Kalau kita compare harga BBM dan avtur kita dengan negara-negara sekitar, negara-negara ASEAN maupun negara-negara terdekat, Australia, Pakistan, India dan sebagainya, sebenarnya secara keseluruhan masih sangat kompetitif dibandingkan negara-negara yang lain," ujar Joko dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan data perbandingan harga BBM yang dipaparkan Pertamina Patra Niaga per 28 September 2026, harga BBM RON 92 Indonesia tercatat sebesar Rp15.950 per liter.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah negara kawasan, seperti Thailand yang mencapai Rp21.213 per liter dan Filipina sebesar Rp21.014 per liter. Sementara Singapura mencatat harga RON 92 jauh lebih tinggi yakni Rp48.514 per liter.
Untuk produk lainnya, harga BBM RON 95 Indonesia tercatat sebesar Rp19.150 per liter, masih berada di bawah Singapura yang mencapai Rp47.985 per liter dan Australia sebesar Rp29.534 per liter.
Joko menjelaskan, perbedaan harga BBM antarnegara tidak hanya dipengaruhi oleh harga bahan bakar, tetapi juga kebijakan pajak yang diterapkan masing-masing negara.
"Komponennya adalah bahan bakar itu sendiri, komponennya adalah tax. Jadi ketika harga bahan bakarnya naik, tax-nya ini karena persentase bahan bakarnya jadi juga akan naik," katanya.
Menurut dia, sejumlah negara menggunakan kebijakan pengurangan pajak untuk menekan dampak kenaikan harga energi. Vietnam, misalnya, menerapkan pengurangan pajak, sementara beberapa negara lain juga melakukan kebijakan serupa.
"Makanya terlihat di beberapa negara bagaimana negara-negara yang lain itu mengontrol kenaikan harga walaupun ujungnya juga masih relatif tinggi itu dengan mekanisme tax reduction," tutur Joko.
Selain harga BBM kendaraan, Pertamina Patra Niaga juga membandingkan harga avtur Indonesia dengan negara lain. Berdasarkan data tersebut, harga avtur Indonesia tercatat Rp20.190 per liter, masih lebih rendah dibandingkan Singapura sebesar Rp42.802 per liter dan Malaysia sebesar Rp46.006 per liter.
Joko menambahkan, tren kenaikan harga BBM dan avtur pada 2026 tidak terlepas dari tekanan geopolitik global. Namun, dibandingkan negara lain, harga BBM Indonesia masih berada dalam tingkat yang kompetitif.
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Tidak Naik Oktober, Pertamina Ungkap Alasannya
Baca Juga: Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Berikut saya tuliskan dalam bentuk poin dengan keterangan yang lebih jelas:
Perbandingan Harga BBM dan Produk Energi Indonesia dengan Negara Lain
(Data Pertamina Patra Niaga per 28 September 2026, satuan UoM: Rp/liter)
RON 92 (setara bensin oktan 92 seperti Pertamax)
- Indonesia: Rp15.950/liter
- Thailand: Rp21.213/liter
- Filipina: Rp21.014/liter
- Singapura: Rp48.514/liter
RON 95 (bensin oktan 95 seperti Pertamax Green 95)
- Indonesia: Rp19.150/liter
- Malaysia: Rp19.822/liter
- Thailand: Rp21.412/liter
- Filipina: Rp25.288/liter
- Australia: Rp29.534/liter
- Singapura: Rp47.985/liter
RON 97/RON 98 (bensin performa tinggi)
- Indonesia: Rp19.600/liter
- Malaysia: Rp21.927/liter
- Thailand: Rp26.424/liter
- Filipina: Rp27.301/liter
- Singapura: Rp56.086/liter
Diesel (bahan bakar solar/diesel fuel)
- Indonesia: Rp25.200/liter
- Malaysia: Rp23.988/liter
- Thailand: Rp26.832/liter
- Vietnam: Rp21.038/liter
- Filipina: Rp29.015/liter
- Singapura: Rp55.665/liter
Avtur (bahan bakar pesawat)
- Indonesia: Rp20.190/liter
- Vietnam: Rp20.619/liter
- Thailand: Rp33.377/liter
- Australia: Rp28.950/liter
- Singapura: Rp42.802/liter
- Malaysia: Rp46.006/liter