Hukum kemarin, penangkapan teroris hingga upaya hukum Bupati Gowa
Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa hukum telah terjadi pada Minggu (4/10), mulai dari Densus 88 menangkap 12 tersangka teroris hingga Bupati Gowa tempuh upaya hukum atas pemakzulannya, berikut lima berita pilihan untuk Anda baca ulang pada pagi ini.
1. Densus 88 tangkap 12 tersangka terorisme di enam provinsi
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri berhasil menangkap 12 tersangka dugaan terorisme dalam rangkaian kegiatan penegakan hukum yang dilaksanakan di enam provinsi sejak Jumat (2/10).
Juru Bicara Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana dalam keterangan di Jakarta, Minggu, mengatakan enam provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.
Selengkapnya baca di sini.
2. Bupati Gowa tempuh upaya hukum atas pemakzulannya
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyatakan siap menempuh upaya hukum lain berkaitan dengan pemakzulan dirinya yang diusulkan DPRD Gowa melalui hak angket hingga dikabulkan Mahkamah Agung (MA) ,karena dinilai ada kejanggalan.
"Upaya hukum akan saya lakukan termasuk juga menyampaikan surat secara resmi kepada Mahkamah Agung, Kemendagri, terhadap sabotase surat tanggapan saya yang seharusnya saya berikan kepada MA yang merupakan hak dari saya selaku Bupati Gowa," ujarnya saat konferensi pers di Rumah Jabatannya, Jalan Tinggi Mae, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu malam.
Selengkapnya baca di sini.
3. Imigrasi siapkan pengawasan 6.000 WNA pascatemuan penyalahgunaan izin
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang siapkan peningkatan pengawasan terhadap sekitar 6.000 warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Tangerang Raya menyusul temuan 13 WN Tiongkok yang diduga menyalahgunakan izin tinggal.
Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Hasanin, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas WNA di Tangerang Raya sesuai dengan izin tinggal yang dimiliki. Pengawasan tersebut akan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Kepolisian, pemerintah daerah, dan TNI.
Selengkapnya baca di sini.
4. Polisi evakuasi 75 TKA bentrok warga dan perusahaan di Morowali
Polisi mengevakuasi sebanyak 75 Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menyusul bentrokan antara warga setempat dan pihak perusahaan PT Astima Konstruksi (Askon) di Desa Matarape, Kabupaten Morowali.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini di Morowali Minggu mengatakan evakuasi puluhan WNA tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan, serta mendalami penyebab utama terpicunya konflik di area operasional perusahaan.
Selengkapnya baca di sini.
5. Pangkogabwilhan III : Dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata
Panglima Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto mengatakan dua pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak senjata dengan aparat TNI di Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Kedua pimpinan OPM yang tewas tersebut adalah Komandan Komando Wilayah Pertahanan II TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Arso Aisnak dan Komandan Batalyon TPNPB-OPM Karef Hamit Kodap IV Sorong Raya Yohanes KY.
Selengkapnya baca di sini.
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.