Indonesia jajaki kolaborasi peningkatan keterampilan SDM dengan Jepang
Indonesia jajaki kolaborasi peningkatan keterampilan SDM dengan Jepang
Kamis, 27 Agustus 2026 17:07 WIB
Pertemuan pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan perwakilan AIDEM Inc di Jepang, Rabu (26/8/2026). ANTARA/HO-Kemnaker RI
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menjajaki kolaborasi dengan Jepang untuk meningkatkan keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Jepang.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan penjajakan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan implementasi Employment for Skill Development Program (ESDP) Indonesia-Jepang yang masih dalam pembahasan.
"Program yang direncanakan mulai diberlakukan di Jepang pada April 2027 tersebut dapat menjadi salah satu peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan keterampilan di Jepang," ujar Cris.
Ia mengatakan ESDP dapat menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui pengalaman kerja dan pengembangan keterampilan di Jepang.
"Kami melihat implementasi ESDP sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya melalui pengalaman kerja, pengembangan keterampilan, serta pemahaman terhadap teknologi dan budaya kerja Jepang," katanya.
Adapun salah satu langkah lanjutan yang dilakukan Kemnaker adalah pembahasan dan persiapan program peningkatan keterampilan bagi calon peserta ESDP sebelum bekerja di Jepang, dengan perusahaan AIDEM Inc.
AIDEM Inc merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang penyediaan informasi pasar kerja bagi masyarakat Jepang dan warga negara asing.
Dalam pertemuan tersebut, AIDEM Inc juga berpotensi mendukung penyediaan informasi mengenai lowongan pekerjaan dan kebutuhan perusahaan Jepang yang dapat menjadi referensi dalam penyiapan calon peserta ESDP dari Indonesia.
"Kami melihat pengalaman dan jaringan AIDEM dapat menyediakan informasi lowongan kerja serta menjadi salah satu potensi untuk menjembatani kebutuhan perusahaan Jepang dengan calon peserta ESDP dari Indonesia," kata Cris.
Melalui penjajakan ini, lanjut ia, Kemnaker terus mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Jepang.
"Langkah tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus memperkuat kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja," ujarnya.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026