Inilah 7 cara ampuh untuk membasmi kecoa di rumah
Jakarta (ANTARA) - Kecoa merupakan salah satu hama rumah tangga yang paling sering membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman. Selain menjijikkan, serangga ini juga dapat membawa bakteri dan mencemari makanan maupun peralatan dapur. Tak heran jika banyak orang mencari cara ampuh untuk membasmi kecoa sekaligus mencegahnya datang kembali.
Kecoa umumnya menyukai tempat yang hangat, lembap, gelap, serta memiliki akses mudah terhadap makanan dn air. Area seperti dapur, kamar mandi, saluran pembuangan, gudang, hingga celah di bawah wastafel menjadi lokasi favorit serangga ini untuk bersembunyi dan berkembang biak.
Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), cara paling efektif mengendalikan kecoa bukan hanya dengan membunuh serangga yang terlihat, tetapi juga menghilangkan sumber makanan, air, dan tempat persembunyiannya. Pendekatan ini dikenal sebagai Integrated Pest Management (IPM), yaitu metode pengendalian hama yang mengutamakan pencegahan dan penggunaan pestisida secara bijak.
Baca juga: Susu kecoa menjadi "superfood" yang menjanjikan
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membasmi kecoa di rumah.
1. Campuran baking soda dan gula
Baking soda menjadi salah satu bahan rumahan yang cukup efektif untuk membasmi kecoa apabila dicampurkan dengan gula.
Gula berfungsi sebagai umpan yang menarik kecoa untuk datang. Sementara itu, baking soda akan bereaksi di dalam sistem pencernaan kecoa setelah tertelan. Reaksi tersebut menghasilkan gas yang tidak dapat dikeluarkan oleh kecoa sehingga dapat menyebabkan serangga tersebut mati.
Cara menggunakannya cukup mudah. Campurkan baking soda dan gula pasir dengan perbandingan 1:1, lalu letakkan dalam wadah kecil di sudut-sudut rumah yang sering dilalui kecoa, seperti di bawah wastafel, belakang lemari es, atau dekat tempat sampah.
2. Taburkan bubuk kopi hitam
Selain dinikmati sebagai minuman, bubuk kopi hitam juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengusir kecoa.
Kopi mengandung senyawa seperti kafein dan diterpen yang aromanya tidak disukai oleh kecoa. Senyawa tersebut bahkan diketahui dapat bersifat toksik bagi beberapa jenis serangga.
Anda cukup menaburkan bubuk kopi di area yang sering menjadi jalur kecoa, misalnya di sudut dapur, sekitar saluran air, atau belakang peralatan rumah tangga.
3. Semprotkan air perasan lemon
Lemon memiliki aroma segar yang disukai manusia, tetapi justru tidak disukai oleh kecoa.
Selain mengandung vitamin C, lemon juga memiliki senyawa yang bersifat antipatogen dan antibakteri sehingga dapat membantu menjaga kebersihan area yang sering dilewati serangga.
Cara membuatnya cukup sederhana. Peras satu buah lemon, campurkan air perasannya dengan air bersih secukupnya, kemudian masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut pada area yang sering didatangi kecoa, seperti dapur, kamar mandi, atau sekitar tempat sampah.
4. Gunakan larutan deterjen
Deterjen tidak hanya berfungsi untuk mencuci pakaian, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pembasmi kecoa.
Kandungan garam kalium dari asam lemak pada deterjen dapat mengganggu lapisan pelindung tubuh kecoa sehingga serangga tersebut lebih mudah mati ketika terkena semprotan secara langsung.
Campurkan satu hingga dua sendok makan deterjen ke dalam botol semprot berisi air, lalu kocok hingga larut. Gunakan larutan tersebut untuk menyemprot area yang sering dilalui kecoa atau semprotkan langsung ketika kecoa terlihat.
Baca juga: Kecoa Diduga Penyebab Asma pada Anak-anak
Baca juga: Otak Kecoa Kandung Antibiotik Bermanfaat
5. Letakkan daun salam
Bagi yang ingin mengusir kecoa tanpa harus membunuhnya, daun salam bisa menjadi pilihan alami.
Kecoa diketahui tidak menyukai aroma kuat yang dihasilkan daun salam. Aroma tersebut membuat serangga enggan mendekati area yang diberi daun salam.
Hancurkan beberapa lembar daun salam kering, kemudian taburkan di dalam lemari dapur, sudut ruangan, atau dekat tempat penyimpanan makanan. Anda juga dapat merebus daun salam dan menggunakan air rebusannya untuk mengepel lantai agar aromanya menyebar ke seluruh ruangan.
6. Gunakan asam borat (boric acid)
Asam borat merupakan salah satu bahan yang cukup efektif untuk membasmi koloni kecoa.
Bahan ini bekerja dengan cara merusak lapisan luar tubuh (eksoskeleton) kecoa sekaligus memengaruhi sistem sarafnya. Ketika kecoa berjalan melewati bubuk asam borat, partikel tersebut akan menempel pada tubuhnya dan akhirnya tertelan saat serangga membersihkan diri.
Taburkan asam borat secara tipis di area yang kering, seperti belakang lemari, bawah wastafel, atau sekitar celah dinding. Hindari menaburkan terlalu banyak karena kecoa justru akan menghindarinya.
Karena termasuk bahan kimia, asam borat harus digunakan dengan hati-hati dan dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.
7. Manfaatkan minyak esensial
Beberapa jenis minyak esensial, seperti peppermint dan tea tree oil, juga dikenal dapat membantu mengusir kecoa.
Aroma peppermint yang kuat dapat mengganggu indra penciuman kecoa yang sangat sensitif. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa minyak peppermint memiliki sifat toksik terhadap beberapa spesies kecoa.
Campurkan sekitar 10 hingga 15 tetes minyak peppermint atau tea tree oil dengan air ke dalam botol semprot. Semprotkan secara rutin pada area pintu, ventilasi, bawah furnitur, maupun celah-celah yang menjadi jalur masuk kecoa.
Mengapa kecoa perlu segera dibasmi?
Selain mengganggu kenyamanan, kecoa juga dapat membawa berbagai kuman dari tempat kotor ke permukaan dapur, makanan, maupun peralatan makan.
Menurut EPA, bagian tubuh, air liur, kotoran, serta kulit kecoa yang terlepas juga dapat menjadi alergen yang memicu kambuhnya asma dan reaksi alergi, terutama pada anak-anak dan orang yang sensitif. Oleh karena itu, menjaga rumah tetap bersih dan bebas kecoa bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga penting untuk kesehatan seluruh anggota keluarga.
Membasmi kecoa tidak cukup hanya dengan menyemprot insektisida. Cara yang paling efektif adalah menghilangkan sumber makanan, air, dan tempat persembunyian mereka melalui kebersihan rumah yang terjaga, menutup akses masuk, menggunakan perangkap atau umpan bila diperlukan, serta memakai pestisida secara bijak.
Melalui penerapan langkah-langkah tersebut secara konsisten, risiko kecoa kembali bersarang di rumah dapat dikurangi sehingga lingkungan tempat tinggal menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Baca juga: Tips ampuh usir kecoa di rumah tanpa bahan kimia berbahaya
Baca juga: Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
Baca juga: Cinta kandas? Namai kecoa dengan nama sang mantan
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.