Jakarta, VIVA – Peluang pengembangan ekonomi berbasis inovasi kembali dibuka melalui Indonesia Inventors Day (IID) 2026. Ajang yang berlangsung di SMESCO Jakarta pada 3-6 Oktober 2026 tersebut mempertemukan lebih dari 2.000 inovator dan peserta dari Indonesia maupun mancanegara.

Baca Juga

Forum ini menjadi ruang bagi berbagai hasil penemuan untuk diperkenalkan kepada calon mitra, investor, industri, hingga pemangku kepentingan lainnya. Potensi yang dikejar tidak hanya berupa pengakuan terhadap inovasi, tetapi juga pengembangan menuju tahap implementasi dan komersialisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Perkumpulan Promosi Penemuan dan Inovasi Indonesia (INNOPA), Erricha Insan Pratisi, mengatakan IID 2026 mengusung tema "Built by Idea, Shaped by People".

Baca Juga

Ajang tersebut mempertemukan 543 tim dari 21 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong, serta sejumlah negara lainnya.

"Built by Idea, Shaped by People menggambarkan perjalanan sebuah inovasi. Setiap inovasi dimulai dari sebuah ide, tetapi ide tersebut berkembang melalui manusia yang menciptakan, mengembangkan, berkolaborasi, dan membawanya menjadi solusi nyata," kata Erricha dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Baca Juga

Dari Penemuan Menuju Nilai Ekonomi

IID merupakan platform internasional yang mempertemukan inventor, peneliti, akademisi, pelajar, dan mahasiswa. Para peserta memiliki kesempatan untuk mempresentasikan hasil penemuan dan inovasi melalui pameran serta kompetisi.

Namun, ruang yang dibangun dalam ajang tersebut juga diarahkan pada pengembangan inovasi setelah tahap penemuan. Pertukaran teknologi, ide, dan pengalaman menjadi bagian dari upaya memperluas potensi inovasi agar dapat masuk ke tahap implementasi dan komersialisasi.

Dalam konteks ekonomi, proses tersebut menjadi penting karena sebuah inovasi membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar dapat menghasilkan nilai tambah.

Melalui IID, berbagai gagasan dari para inovator dipertemukan dengan perspektif, keahlian, industri, investor, dan mitra potensial. Pertemuan tersebut membuka peluang agar inovasi dapat dikembangkan melalui kerja sama yang lebih luas, termasuk melampaui batas negara.

"Kami ingin IID menjadi ruang bagi ide dan manusia untuk bertemu serta membangun kolaborasi yang melampaui batas negara," ujar Erricha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investor dan Industri Jadi Bagian Penting

Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Driszal Fryantoni, yang turut membuka IID 2026, menilai forum semacam ini memiliki peran penting dalam mempertemukan hasil riset dan inovasi dengan investor, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Halaman Selanjutnya

Menurut dia, tantangan setelah sebuah penemuan dihasilkan adalah memastikan inovasi tersebut tidak berhenti pada tahap penemuan.