Iran Rilis Video Mojtaba Khamenei, Di Mana Pemimpin Tertinggi Iran Itu Kini?
Senin, 10 Agustus 2026 - 21:35 WIB
VIVA –Kantor berita Iran yang berada di bawah pengawasan pemerintah, Mehr baru-baru ini membagikan video yang menampilkan Mojtaba Khamenei. Video yang diambil tanpa keterangan waktu itu dirilis di tengah spekulasi tentang kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Iran tersebut yang selama berbulan-bulan ini dianggap tak baik-baik saja.
Baca Juga
Seperti diketahui hingga saat ini, Mojtaba Khamenei belum terlihat di hadapan publik semenjak serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari 2026 yang menewaskan ayah sekaligus pemimpin terdahulu Ayatollah Ali Khamenei. Akibat serangan itu, dia dilaporkan mengalami luka parah pada bagian wajah dan kakinya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Untuk pertama kalinya, video Pemimpin Revolusi, Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei, dirilis," tulis Mehr saat mengunggah video tersebut di situs mereka pada Sabtu dikutip dari laman NDTV, Senin 10 Agustus 2026.
Baca Juga
Dalam video berdurasi 12 detik itu, Mojtaba terlihat dalam kondisi sehat dan duduk di atas karpet di sebuah ruangan tertutup. Mengenakan sorban hitam dan jubah abu-abu muda di atas pakaian putih, Mojtaba terlihat berinteraksi dengan sejumlah orang yang duduk bersamanya di atas karpet.
Baca Juga
Belum diketahui kapan dan di mana video tersebut direkam. Namun ini bukan pertama kalinya. Pada 20 Maret lalu, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, juga membagikan video Mojtaba yang tampak serupa.
"Untuk pertama kalinya dipublikasikan. Video pengajaran ilmu agama oleh Ayatollah Mojtaba Khamenei," tulis IRIB di X tanpa menjelaskan kapan dan di mana video tersebut direkam.
Di Mana Mojtaba Khamenei Kini?
Sejak ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran ketiga pada 8 Maret, Mojtaba Khamenei telah mengeluarkan sejumlah pernyataan tertulis melalui kantor berita pemerintah. Namun, ia belum mengunggah foto maupun rekaman suara dirinya. Pria berusia 56 tahun itu juga tidak terlihat dalam rangkaian prosesi pemakaman ayahnya pada bulan lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pekan ini bahwa komunikasi dengan Mojtaba saat ini sangat sulit.
"Sangat sulit untuk berkomunikasi dengannya saat ini. Namun, bagaimanapun juga, kehadirannya menjadi sumber kekuatan yang sangat besar bagi kami agar dapat terus melanjutkan (tugas)," kata Pezeshkian.
Halaman Selanjutnya
Meski demikian, Pezeshkian mengatakan dirinya masih dapat melakukan pertemuan yang produktif dengan Mojtaba. Ia juga menyebut Mojtaba menunjukkan kebaikan dan logika yang sangat baik dalam pertemuan tersebut.