Mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama

Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat konektivitas nasional dan kualitas layanan jalan tol melalui penguatan operasional, digitalisasi dan kolaborasi dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan RI.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata perusahaan dalam pengelolaan jalan tol yang mengedepankan keselamatan, keandalan operasional dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama. Semangat inilah yang terus kami jaga di Jasa Marga melalui komitmen Melayani Sepenuh Hati dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Rivan dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Senin.

Dalam memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Jasa Marga menggelar upacara di Kantor Pusat Jasa Marga yang dihadiri jajaran direksi, pimpinan Jasa Marga Group, serta pegawai di lingkungan perusahaan.

Menurut Rivan, peringatan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut menjadi momentum bagi jajaran Jasa Marga untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Di tengah momentum kemerdekaan, perusahaan juga menyampaikan belasungkawa atas bencana yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Jasa Marga sebut progres pembangunan jalan Jogja-Solo capai 98 persen

Baca juga: Jasa Marga perkuat layanan tol melalui digitalisasi dan rest area

“Di tengah peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, izinkan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di NTT. Duka mereka adalah duka kita bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan semangat kepedulian dan solidaritas tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab moral perusahaan di samping menjalankan perannya sebagai pengelola infrastruktur jalan tol.

Dalam meningkatkan kualitas layanan, lanjut dia, Jasa Marga memperkuat operasional serta memanfaatkan teknologi dan digitalisasi dalam pengelolaan jalan tol.

Melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), perusahaan melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, penanganan insiden, serta pengambilan keputusan operasional berbasis data.

Sementara itu, aplikasi Travoy menyediakan informasi perjalanan bagi pengguna jalan, mulai dari kondisi lalu lintas dan CCTV secara waktu nyata, tarif tol, informasi tempat istirahat dan pelayanan (rest area), hingga layanan darurat yang terhubung dengan One Call Center 133.

Saat ini, perusahaan mengelola 36 konsesi jalan tol dengan total panjang 1.736 kilometer. Dari jaringan tersebut, sekitar 1.294 kilometer merupakan jalan tol komersial yang telah beroperasi dengan pangsa pasar sebesar 42 persen.

Menurut perusahaan, pengelolaan jaringan tersebut mendukung konektivitas nasional sekaligus memfasilitasi mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi barang, dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

Rivan menyebutkan bahwa perusahaan juga berkolaborasi dengan Danantara Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung konektivitas, keselamatan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kebersamaan dan kolaborasi merupakan bagian penting dalam menjalankan operasional Jasa Marga untuk memastikan layanan kepada pengguna jalan dapat berjalan dengan baik. Semangat tersebut perlu terus dijaga agar Jasa Marga dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat dan Indonesia,” ucap Rivan.

Baca juga: Jasa Marga jadi mentor "command center" perkuat respons layanan BUMN

Baca juga: Jasa Marga perkuat transformasi pacu nilai tambah ekonomi dan sosial

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.