Kabupaten Garut tata PKL untuk perkuat ekosistem UMKM - ANTARA News Jawa Barat
Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan sekitar perkantoran pemerintahan sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha mikro sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan aman guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Effendi di Garut, Selasa, mengatakan pemerintah daerah segera memulai penataan dengan merelokasi PKL ke kawasan Taman Pemda yang lokasinya tidak jauh dari tempat mereka berjualan saat ini.
"Saat ini kami memulai pelaksanaan program penataan dan perbaikan infrastrukturnya," katanya.
Ridwan mengatakan proses persiapan penataan telah memasuki tahap akhir setelah dilakukan pelimpahan aset dari Sekretaris Daerah selaku pengelola barang kepada Disperindag ESDM untuk dimanfaatkan sebagai lokasi baru bagi para pedagang.
Menurut dia, dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) juga telah rampung sehingga pekerjaan fisik bangunan beserta sarana pendukung dapat dimulai pada bulan ini.
"Pengerjaan fisik bangunan dan penataan sarana infrastruktur akan dimulai pada bulan ini. Untuk DED dan segala macamnya sudah selesai," katanya.
Ia menambahkan, tahap awal penataan ditargetkan berlangsung sekitar dua bulan sebelum dilanjutkan secara bertahap guna mewujudkan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan mendukung pelayanan publik di lingkungan perkantoran.
Ridwan menjelaskan kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ketertiban kawasan, tetapi juga menjaga keberlangsungan usaha para pelaku usaha mikro melalui penyediaan lokasi berjualan yang lebih layak tanpa memindahkan mereka jauh dari pusat aktivitas pembeli.
Menurut dia, kedekatan lokasi relokasi dengan tempat semula diharapkan tetap menjaga arus pengunjung sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berlangsung selama proses penataan kawasan.
Ia mengatakan para PKL menyambut baik rencana tersebut karena lokasi baru tetap berada di sekitar kawasan perkantoran sehingga dinilai masih memiliki potensi pasar yang sama dengan tempat sebelumnya.
Pemkab Garut berharap penataan kawasan perdagangan tersebut dapat menciptakan keseimbangan antara ketertiban ruang publik dan penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih representatif bagi pelaku UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.