Kapan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sampai di RI?
Jakarta, CNN Indonesia --
Kapal Induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, dijadwalkan untuk sampai di Tanah Air pada pertengahan September mendatang.
TNI Angkatan Laut menyebut kapal induk yang akan menyandang nama KRI Gajah Mada berangkat dari Italia pada awal pekan ini.
"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8), dikutip dari Detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," imbuhnya.
Ali meminta dukungan doa agar KRI Gajah Mada selamat sampai di Indonesia. Kapal induk tersebut dijadwalkan akan tiba di Tanah Air antara 15 hingga 20 September.
"Semoga selamat dalam perjalanan, sukses, karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 20 atau tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," tuturnya.
Sebelumnya, DPR menyetujui hibah Giuseppe Garibaldi, kapal induk hasil hibah dari Italia. Persetujuan ini diambil dalam rapat paripurna, Selasa (21/7).
TNI Angkatan Laut sebelumnya menyatakan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung disiapkan sebagai tempat berlabuh dan bersandar kapal induk itu.
Giuseppe Garibaldi merupakan salah satu dari dua kapal induk yang dimiliki oleh Angkatan Laut Italia. Kapal ini mencetak sejarah sebagai kapal penerbangan bergeladak penuh pertama yang dibangun untuk Italia.
Kapal dirancang dengan kemampuan lepas landas jarak pendek dan pendaratan vertikal (STOVL). Meski fitur ini membatasi jenis pesawat yang bisa dibawa, tapi Garibaldi tetap mampu mengangkut berbagai helikopter untuk misi serbu.
Sepanjang masa tugasnya, kapal ini sudah terlibat dalam berbagai operasi udara termpur di wilayah Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya.
Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya. Bobotnya diperkirakan sekitar 13,8 ribu ton.
Kapal ini mampu menampung kru yang besar, yakni sekitar 600 kru inti kapal, 230 personel grup udara, sekitar 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat mengangkut hingga 600 pasukan komando tambahan.
(lom)