Dian Eko Prasetio

| 18 Agustus 2026, 17:25 WIB

Kejuaraan Dunia: Lolos dari Putaran Pertama, Rehan/Gloria Rasakan Sensasi Campur Aduk Dapat Tiket Susulan

Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, saat tampil menghadapi wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, di babak 64 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di India, Selasa (18/8/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, sukses mengamankan kemenangan pada laga perdana mereka di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Berlaga di babak 64 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India, Selasa (18/8/2026), Rehan/Gloria tampil dominan usai mengandaskan wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-3.

Kemenangan manis ini dirasa kian spesial mengingat Rehan/Gloria merupakan salah satu dari tiga wakil "susulan" Indonesia yang baru mengamankan kepastian tampil pada menit-menit akhir sebelum turnamen dimulai.

Rehan membeberkan bahwa mereka bahkan tidak sempat mencicipi sesi latihan tes lapangan Kejuaraan Dunia Bulutangkis lantaran baru menginjakkan kaki di New Delhi pada Senin dini hari.

"Kami tidak sempat tes arena pertandingan karena baru sampai hari Senin dini hari, dan tadi memang di gim pertama masih meraba-raba kondisi lapangan," ungkap Rehan usai pertandingan.

Pemain jebolan PB Djarum tersebut menilai kesempatan tampil di panggung Kejuaraan Dunia kali ini menjadi sebuah berkah yang luar biasa meski harus dilalui dengan persiapan serba mendadak.

https://www.akurat.co/badminton/882508/kejuaraan-dunia-indonesia-tambah-3-amunisi-2-ganda-campuran-1-ganda-putri

"Kami sebenarnya sudah tidak berharap tapi bukan berarti tidak mau main, jadi kami balik fokus latihan intens dan ketika dapat kepastian hari Jumat pagi, kami langsung mempersiapkan semua. Agak terburu-buru memang tapi kami siap," tutur Rehan.

Sementara itu, Gloria menceritakan dinamika laga gim pertama di mana mereka sempat memanfaat celah kelengahan lawan yang kehilangan fokus akibat insiden service fault.

"Akhirnya waktu mereka terbuang dan seperti keluar dari fokusnya sementara kami bisa lebih teguh. Selebihnya sejauh ini merasa cukup baik," terang Gloria.

Sementara itu bagi Gloria, alur panggilan mendadak untuk berlaga di Kejuaraan Dunia 2026 menjadi pengalaman berharga yang ia nikmati dengan penuh rasa syukur.

"Kalau saya lebih ambil positifnya dan serunya, seperti roller coaster ketika kami pertama dapat kabar bisa main tapi ternyata berat dan akhirnya di terakhir beneran bisa main. Jadi kami akan ambil hikmah baiknya dan semoga semua berjalan lancar," jelas Gloria.