Kemkomdigi sudah blokir 3,7 juta konten judi online sejak 20 Oktober 2024
Kemkomdigi sudah blokir 3,7 juta konten judi online sejak 20 Oktober 2024
Selasa, 14 Juli 2026 22:19 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kedua dari kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara OJK Banking Forum 2026 di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa (14/7/2026). ANTARA/Farhan Arda Nugraha/aa.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat telah memutus akses terhadap 3,7 juta situs dan konten yang berkaitan dengan aktivitas judi online terhitung sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026.
"Kami menyampaikan bahwa dari 20 Oktober 2024 sampai 12 Juli 2026, Komdigi telah melakukan take down situs dan konten sebanyak 3,7 juta situs dan konten," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam acara OJK Banking Forum 2026 di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta pada Selasa.
Selain itu, Kemkomdigi juga menerima laporan 85.500 nomor seluler yang diduga digunakan dalam kejahatan penipuan (scamming).
Meutya menegaskan upaya pemerintah dalam menangani aktivitas judi online perlu dilakukan dengan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak seperti Kemkomdigi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pelaku industri perbankan.
Meutya juga menegaskan pentingnya integrasi data antar pemangku kepentingan agar langkah pelimpahan data milik Kemkomdigi hingga tindakan penanganan oleh otoritas terkait dapat berjalan dengan cepat.
"Mulai dari deteksi, beralih take down dari reaktif menuju deteksi anomali berbasis pola. Kemudian pasokan data yang cepat, tadi pentingnya integrasi data, mempercepat pelimpahan data cekrekening.id ke otoritas identitas seluler," ujarnya.
Baca juga: Roblox patuh PP Tunas, perkuat pengaturan akses gim anak
Selain pemutusan akses konten judol, Kemkomdigi telah melaporkan sekitar 38.000 rekening yang diduga terkait dengan aktivitas judi online kepada OJK.
Meutya memaparkan dari jumlah rekening yang dilaporkan tersebut, sebanyak 32.500 rekening telah ditutup sehingga tingkat keberhasilan pemblokiran rekening judi online mencapai 88.5 persen.
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.