Selasa, 21 Juli 2026 - 16:43 WIB

Karawang, VIVA – Indonesia semakin memainkan peran penting dalam jaringan produksi global Isuzu. Hal itu terlihat dari kendaraan yang diproduksi di Isuzu Karawang Plant (IKP), Karawang, Jawa Barat, yang kini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga telah diekspor ke 25 negara.

Baca Juga

Pencapaian tersebut sejalan dengan keberhasilan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang baru saja menembus produksi 300.000 unit kendaraan di fasilitas tersebut. Dalam kurun waktu sekitar satu dekade sejak mulai beroperasi pada 2015, pabrik Karawang berkembang menjadi salah satu basis produksi kendaraan komersial Isuzu di kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Masayasu Hideshima, mengatakan pencapaian itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari karyawan, pemasok, jaringan dealer, pemerintah, hingga para mitra bisnis.

Baca Juga

"Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Selasa 21 Juli 2026.

Sejak memulai ekspor pada 2019, kendaraan produksi Karawang telah dikirim ke berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Amerika Latin, hingga Afrika. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kualitas kendaraan buatan Indonesia telah memenuhi standar global yang diterapkan Isuzu Motors.

Baca Juga

Pabrik Karawang memproduksi berbagai kendaraan komersial, mulai dari Isuzu ELF, Isuzu GIGA, hingga Isuzu Traga. Selain itu, fasilitas tersebut juga memproduksi kendaraan niaga bermerek UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer, untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isuzu Traga menjadi model dengan kontribusi produksi terbesar di pabrik tersebut. Kehadirannya menjadi salah satu tulang punggung penjualan Isuzu di segmen kendaraan niaga ringan yang banyak digunakan pelaku usaha di Indonesia.

Selain meningkatkan kapasitas produksi, Isuzu juga terus memperbesar penggunaan komponen lokal. Saat ini tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Isuzu Traga telah mencapai sekitar 46,45 persen, sementara Isuzu ELF sebesar 33,04 persen dan Isuzu GIGA mencapai 38,07 persen.

Halaman Selanjutnya

Di sisi manufaktur, Isuzu Karawang Plant memanfaatkan berbagai teknologi modern, seperti sistem pengecatan otomatis, electrostatic spray gun, automation grounding, hingga automated loading. Teknologi tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas produk tetap konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi.