Liputan6.com, Jakarta - Trotoar di kawasan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) hingga Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat, dipenuhi sepeda motor yang terparkir pada Senin (17/8/2026).

Kondisi ini terjadi di tengah ramainya masyarakat yang datang untuk merayakan HUT ke-81 RI di Monas.

Pantauan di lokasi, sekira pukul 17.08 WIB kendaraan roda dua tampak memenuhi sisi trotoar hingga menyisakan ruang terbatas bagi pejalan kaki untuk melintas. Sejumlah sepeda motor bahkan terparkir di sepanjang jalur guiding block atau jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.

Kondisi tersebut membuat fungsi trotoar sebagai ruang bagi pejalan kaki menjadi terganggu. Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu akses masyarakat yang menghadiri rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta.

Semerawutnya jalan di kawasan Monas juga diperparah dengan keberadaan pedagang kaki lima. Kondisi ini membuat pejalan kaki harus turun ke bahu jalan untuk bisa melintas.

Seorang juru parkir yang tengah mengatur masuk dan keluarnya kendaraan menyebut dirinya mematok harga Rp 10.000 untuk masing-masing kendaraan.

"Semuanya dipatok Rp 10.000 di sini. Ini sudah penuh," kata jukir tersebut.

Dishub Angkat Tangan

Merespons hal ini, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaludin, kondisi tersebut terjadi karena tingginya jumlah masyarakat yang hadir sehingga kantong parkir yang tersedia tidak mampu menampung seluruh kendaraan.

"karena banyaknya masyarakat yang hadir, kantong parkir penuh, jadi banyak yang di trotoar," kata Budi.

Ia mengatakan pihaknya telah berupaya menjaga agar trotoar tetap dapat digunakan masyarakat, khususnya pejalan kaki. Namun, jumlah masyarakat yang datang hingga siang hari terus bertambah.

"Kami sudah mengusahakan agar jalan trotoar bisa dilintasi masyarakat atau pejalan kaki, dan sampai siang ini masyarakat terus bertambah," tandasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6