Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Jakarta, VIVA - Buntut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah elite politik lontarkan komentar menohok, seperti Amien Rais, yang merupakan Majelis Syura Partai Ummat.

Baca Juga

Namun, omongan Amien Rais terkait putusan MK soal ijazah Gibran dipatahkan Ketua Umum Gibranisti, Taufik Bilfaqih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Amien Rais meminta ipar Bobby Nasution itu untuk mundur dari jabatannya sebagai Wapres Republik Indonedia. Hal ini diungkapkan Amien Rais buntut MK menyatakan tidak ditemukannya ijazah setara SMA dari Gibran dalam saat membacakan putusan gugatan dari Denny Indrayana dkk.

Baca Juga

Selain itu, Amien Rais mengutarakan gambaran ke depan bangsa ini bila Gibran tidak mengundurkan diri.

Ia khawatir akan adanya potensi kemarahan dari rakyat Indonesia. Bahkan, ia menilai ketika nantinya ada kemarahan yang muncul dari rakyat, maka orang yang paling bertanggung jawab adalah Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga

Oleh karena itu, Amien meminta agar Prabowo segera mendesak Gibran untuk mundur sebagai Wapres.

"Saya khawatirkan kalau kemarahan masyarakat sipil terus memanas akibat Gibran tidak mau mundur dan bisa mengarah pada titik ledak. Jangan sampai ada ledakan sosial yang belum tentu bisa dijinakkan oleh aparatur keamanan dan pertahanan kita."

"Jadi masukan saya untuk Presiden Prabowo, Anda yang paling bertanggung jawab kalau sampai terjadi semacam people power. Yakinkan Jokowi, Mas Prabowo bahwa Gibran sudah waktunya mundur," katanya dikutip dari YouTube Amien Rais Official, Minggu (11/10/2026).

Selain itu, ia menilai  ketika Gibran sudah tak lagi jadi Wapres, maka kerja Prabowo sebagai pemimpin negara akan lebih efektif.

"Untuk Pak Prabowo, tiga tahun masa bakti Anda akan lebih produktif kalau Gibran di-drop saja, selesai," jelasnya.

Bahkan ia juga menyinggung terkait momen saat Wapres pertama, Muhammad Hatta mundur dari jabatannya pada 1 Desember 1956.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut alasan Bung Hatta enggan untuk menjabat sebagai Wapres karena merasa sudah tidak sejalan dengan Presiden pertama Soekarno.

Buntut dari itu, Soekarno harus memimpin Indonesia tanpa didampingi sosok Wapres selama 11 tahun.

Halaman Selanjutnya

Berkaca dari peristiwa itu, Amien menganggap Prabowo tetap bisa untuk memimpin Tanah Air tanpa adanya Gibran.