Kisah Mualaf Bella, Sempat Tanya Bukankah Muslim Teroris? Endingnya Sekeluarga Masuk Islam
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:01 WIB
AS, VIVA – Kisah mualaf Bella menjadi salah satu cerita tentang perubahan dalam keluarga yang bermula dari sesuatu yang tidak pernah ia duga. Bertahun-tahun menjadi ibu dengan dua putra, Bella justru harus menyaksikan anak-anaknya terjerumus dalam berbagai persoalan hingga membuat hubungan mereka berada di titik terendah.
Baca Juga
Salah satu putranya, Jorge, bahkan menjalani hari dengan pola hidup yang jauh dari harapan sang ibu. Ia putus sekolah, lebih banyak tidur pada siang hari, lalu menghabiskan malam dengan mabuk-mabukan dan membuat keributan di jalanan. Sementara putra Bella yang lain harus menjalani hukuman dua tahun penjara setelah terseret persoalan serius.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi tersebut terasa semakin berat bagi Bella yang sekitar 15 tahun sebelumnya meninggalkan Kolumbia dan pergi ke Amerika Serikat demi mencari kehidupan yang lebih baik. Ia bekerja keras, bahkan menjalani beberapa pekerjaan sekaligus, dengan satu tujuan utama: memastikan kedua putranya memiliki kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga
Namun, sebuah kejadian sederhana di suatu pagi justru menjadi titik balik yang mengubah kehidupan keluarganya.
Jorge Tiba-tiba Ingin Berhenti Minum
Baca Juga
Saat Jorge pulang ke rumah setelah menghabiskan malam di luar, Bella langsung menyadari ada sesuatu yang berbeda dari putranya.
“Ketika Jorge pulang ke rumah pagi itu dia terlihat berbeda. Dia tampak lelah seperti biasanya. Tercium bau alkohol dan rokok, seperti biasanya. Tetapi ada sesuatu yang aneh,” kenang Bella, dikutip About Islam, Sabtu (3/10/2026).
Jorge kemudian membuat telur orak-arik, mandi, lalu masuk ke kamar. Bella yang biasanya tidak ingin mencampuri urusan anaknya kali itu memilih mengikutinya.
Di dalam kamar, Jorge duduk di tempat tidur dengan wajah penuh pikiran. Ketika ditanya apakah dirinya baik-baik saja, ia hanya menjawab iya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, ekspresinya membuat Bella merasa ada sesuatu yang ingin disampaikan. Tak lama kemudian, Jorge mengutarakan keinginannya untuk berhenti minum alkohol karena menyadari kebiasaan tersebut tidak baik.
Bagi Bella, ucapan itu terasa mengejutkan sekaligus menggembirakan. Selama bertahun-tahun, ia memang selalu berdoa agar Jorge meninggalkan kebiasaan buruknya.
Halaman Selanjutnya
Bella pun menyambut keputusan tersebut dengan bahagia. Ia tidak mengetahui bahwa percakapan singkat itu menjadi awal perubahan besar dalam kehidupan putranya.