Dalam kaji tiru atau studi komparasi tersebut kami ingin mengetahui produk dan dukungan anggaran terhadap budaya lokal yang termuat dalam perda

Kotabaru (ANTARA) - Anggota komisi III DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan Abdul Kadir didampingi M Lutfi Ali pelajari produk dukungan anggaran budaya lokal ke DPRD Kota Samarinda Kalimantan Timur.

"Dalam kaji tiru atau studi komparasi tersebut kami ingin mengetahui produk dan dukungan anggaran terhadap budaya lokal yang termuat dalam perda," kata Abdul kadir  melalui siaran tertulis di kotabaru,Kamis.

Abdul Kadir menyampaikan, bahwa dukungan anggaran merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan kebudayaan daerah. 

Dia menambahkan, kunjungan kerja tersebut membahas dukungan anggaran terhadap kemajuan dan pengembangan budaya lokal, khususnya dalam upaya menjaga, melestarikan, serta meningkatkan potensi budaya daerah agar dapat terus berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.

"Melalui konsultasi ini diharapkan memperoleh masukan dan referensi dari DPRD Kota Samarinda untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong kebijakan serta penganggaran yang lebih baik bagi pengembangan budaya lokal di Kabupaten Kotabaru,"katanya.

Baca juga: Ketua DPRD Kotabaru apresiasi peluncuran aplikasi KEPO

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan dan koordinasi antarlembaga legislatif dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah, khususnya di bidang kebudayaan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru disambut oleh ketua DPRD kota Samarinda, Iwan Wahyudi, bersama Pakar ketua DPRD kota Samarinda Harisyah Risma.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi kesempatan untuk bertukar informasi serta pengalaman terkait kebijakan penganggaran dan program pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal.

Pewarta: Ahmad Nurahsin Q
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.