Komisi VII DPR RI - Kemenpar dorong promosi dan branding produk UMKM Taput - ANTARA News Sumatera Utara
Tapanuli Utara (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong upaya promosi dan branding produk UMKM di Kabupaten Tapanuli Utara melalui kegiatan pelatihan bertajuk Promosi dan Branding Wonderful Indonesia melalui Media Sosial di Balai Dekranasda Sopo Partukkoan Tarutung, Kamis (17/9).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali strategi membuat konten promosi yang kreatif, menarik, dan informatif, termasuk pemanfaatan berbagai platform media sosial untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata maupun produk ekonomi kreatif.
Kabupaten Tapanuli Utara memiliki beragam potensi pariwisata, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya Batak, hingga produk ekonomi kreatif masyarakat.
Potensi tersebut dinilai perlu dikemas secara kreatif agar semakin dikenal di pasar wisatawan domestik maupun mancanegara.
Narasumber pelatihan, Binsar Simatupang, mengatakan branding memiliki peran penting dalam memperkenalkan produk kepada konsumen sekaligus meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan pasar.
"Branding sangat bermanfaat untuk lebih mengenalkan produk kepada konsumen," katanya.
Ia menyebut perkembangan sektor pariwisata turut memberikan dampak terhadap omzet penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga promosi pariwisata juga berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemanfaatan media sosial, lanjutnya, dapat membuka ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku usaha dan pengelola destinasi.
Upaya tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat semangat Wonderful Indonesia melalui keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui konten digital.
Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.