KONI Sumbar pastikan Porprov XVI digelar 2-14 Oktober 2026
Padang (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar tetap dilaksanakan sesuai jadwal pada 2-14 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama yang melibatkan 12 kabupaten dan kota di daerah itu.
"Sampai saat ini seluruh tahapan persiapan tetap mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan panitia di masing-masing wilayah agar kebutuhan penyelenggaraan dapat disiapkan tepat waktu," kata Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus di Padang, Rabu.
Ia menyampaikan hal itu saat berkunjung ke Kantor LKBN ANTARA Biro Sumbar diterima Kepala Biro ANTARA Sumbar Ikhwan Wahyudi.
Ia mengatakan penetapan jadwal definitif ini merupakan buah dari rangkaian proses regulasi yang panjang, koordinasi antar-kepala daerah, serta komitmen untuk menyajikan ajang multievent yang matang dan inklusif.
"Penetapan tanggal 2 sampai 14 Oktober 2026 ini bukan keputusan instan. Ada proses regulasi, koordinasi teknis, hingga penyesuaian kebutuhan anggaran daerah yang matang di baliknya," ujarnya.
Ia mengemukakan penyelenggaraan Porprov XVI awalnya dirancang untuk bergulir pada pertengahan tahun, yakni sekitar Juni hingga Juli 2026. Fondasi hukum awalnya bersandar pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar Nomor 426-615-2025 yang kemudian diperkuat oleh SK Nomor 426-815-2025. Pada fase ini, pemerintah provinsi dan KONI mulai mematangkan konsep baru, yakni pembagian beban penyelenggaraan lewat sistem "tuan rumah bersama" antar kabupaten atau kota.
Ia menyatakan dinamika persiapan kemudian mendorong perlunya penyesuaian waktu. Pada Pada 28 Januari 2026, Pemerintah Provinsi Sumbar menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kepala Daerah di Istana Gubernur yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.
"Dalam rakor Januari 2026, kami duduk bersama dengan perwakilan kepala daerah. Hasilnya, disepakati komitmen bersama untuk menggeser pelaksanaan ke bulan Oktober demi mematangkan persiapan teknis dan kesiapan kontingen masing-masing daerah," kata dia.
Kesepakatan rakor tersebut kemudian dilegalkan secara hukum melalui penerbitan SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026, yang secara resmi mengunci jadwal Porprov XVI pada 2–14 Oktober 2026.
Selanjutnya regulasi teknis mendetail diterbitkan melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-377-2026. SK ini mengatur penetapan pembagian 12 kabupaten/kota sebagai tuan rumah bersama, sebaran 53 cabang olahraga (cabor), serta jadwal pertandingan masing-masing klaster.
Ia menyatakan bahwa Porprov XVI kali ini akan mencetak sejarah baru dengan ikut andilnya Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai salah satu tuan rumah. Daerah kepulauan tersebut secara resmi akan menggelar pertandingan lima cabor.
Upacara pembukaan (opening ceremony) dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 di Lapangan Merdeka, Kota Solok. Sementara itu, upacara penutupan (closing ceremony) akan dipusatkan di Main Stadium Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026.
Ia menanggapi adanya dinamika aspirasi dari sejumlah KONI daerah yang sempat mengusulkan penundaan jadwal karena persoalan mepetnya pencairan APBD Perubahan, pihaknya terus membangun komunikasi intensif.
"Kami memahami dinamika di tingkat kabupaten dan kota terkait sinkronisasi anggaran perubahan. Namun, fokus utama kita saat ini adalah menjaga momentum dan memastikan semua persiapan di 12 titik tuan rumah berjalan sesuai koridor jadwal yang telah ditetapkan dalam SK Gubernur," kata dia.
Sementara Kepala Biro ANTARA Sumbar Ikhwan Wahyudi menyatakan siap untuk memberikan dukungan terhadap publikasi pelaksanaan Porprov XVI 2026.
Menurut dia, agenda yang sempat terhenti delapan tahun itu penting untuk disosialisasikan secara luas (digaungkan) tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di tingkat nasional dan ANTARA siap untuk mendukung.