Bagikan:

JAKARTA - Korban tewas Palestina di Jalur Gaza terus bertambah menjadi lebih dari 73.200 jiwa, saat Israel terus melakukan serangan ke wilayah kantong Palestina itu meski ada gencatan senjata.

Delapan warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas pada Hari Minggu akibat tembakan tentara Israel, di tengah pelanggaran berkelanjutan terhadap gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober lalu, kata petugas medis, dilansir dari Anadolu (13/7).

Sementara itu, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan empat warga Palestina tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap sebuah bangunan di Distrik Sabra, selatan Kota Gaza.

Saksi mata mengatakan sebuah drone Israel menembakkan setidaknya tiga rudal ke gedung di lingkungan Al-Rayes di distrik tersebut.

Terpisah, sebuah sumber medis mengatakan seorang gadis berusia 9 tahun menghembuskan napas terakhirnya karena luka kritis yang dideritanya akibat tembakan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, kata sumber tersebut.

Seorang pria Palestina juga meninggal karena luka yang dideritanya akibat tembakan Israel pada hari Jumat di sebelah timur kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, tambah sumber tersebut.

Seorang warga Palestina lainnya meninggal karena luka akibat serangan drone Israel di sebelah timur Khan Younis di Gaza selatan.

Satu lagi warga Palestina tewas dan lima lainnya terluka akibat tembakan Israel yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di al-Mawasi di Khan Younis, kata petugas medis.

Sementara itu, tentara Israel terus menghancurkan rumah dan bangunan Palestina di daerah-daerah yang dikuasainya di selatan Khan Younis dan timur Kota Gaza, menurut saksi mata.

Saksi mata mengatakan ledakan keras terdengar dari operasi penghancuran di Khan Younis dan Kota Gaza, tetapi tidak ada laporan korban luka.

Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025, tentara Israel telah membunuh setidaknya 1.098 warga Palestina dan melukai 3.535 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Kantor berita Palestina WAFA pada Hari Minggu melaporkan, jumlah korban tewas akibat agresi Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 73.223, dengan 173.654 orang terluka sejak 7 Oktober 2023, menurut sumber medis di wilayah tersebut.

BACA JUGA:


Sumber medis mengatakan sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan, dengan ambulans dan tim pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.

Serangan mematikan yang dilancarkan Israel juga menyebabkan kehancuran luas yang memengaruhi sekitar 90 persen infrastruktur sipil.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+