KSP apresiasi pengembangan ketahanan pangan di Lapas Nusakambangan

Selasa, 28 Juli 2026 20:17 WIB

Image Print

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (kiri) memerhatikan domba garut yang dibudidayakan di kawasan ketahanan pangan Lembaga Pemasyarakatan Kembangkuning, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2026). ANTARA/Sumarwoto

Cilacap (ANTARA) - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengapresiasi pengembangan kawasan ketahanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan Kembangkuning, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, karena membekali warga binaan dengan keterampilan menuju kemandirian.

Usai meninjau kawasan tersebut, Selasa, Dudung mengatakan program pembinaan di Lapas Kembangkuning tidak hanya mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga memanfaatkan teknologi modern sehingga hasilnya dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan.

"Terima kasih. Luar biasa hari ini saya melihat area lain. Tadi sudah kita lihat Balai Latihan Kerja, sekarang melihat peternakan domba Garut. Sebelum melihat arena domba Garut, saya lihat di sini pertanian juga dikembangkan," katanya.

Menurut dia, berbagai komoditas hortikultura dan tanaman bernilai ekonomi dibudidayakan di kawasan tersebut, antara lain tomat, cabai, semangka, melon, anggrek, jamur, hingga anggur.

Ia menilai pengembangan sektor pertanian dan peternakan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan secara produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Dudung mengatakan seluruh kegiatan tersebut melibatkan warga binaan yang menjalani pembinaan di Lapas Nusakambangan dengan pendampingan dari dinas terkait.

"Yang luar biasanya itu pengembangan ini menggunakan teknologi yang sangat tinggi, dengan pembinaan dari dinas pertanian maupun dinas peternakan, sehingga masyarakat binaan pun terbina," ujarnya.

Menurut dia, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana akan menjadi modal penting bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.

"Setelah nanti mereka keluar, mereka mampu mandiri untuk mengembangkan hasil didikan atau pembinaan di Lapas Nusakambangan ini," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto atas pengembangan program pembinaan berbasis ketahanan pangan tersebut.

"Salut kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Luar biasa," kata Dudung.

Selain di Lapas Kembangkuning, kunjungan kerja juga dilakukan ke tambak udang vaname yang dikelola Lapas Permisan di kawasan Pantai Bantar Panjang.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.