Beirut (ANTARA) - Lebanon menilai ketentuan dalam perjanjian kerangka dengan Israel yang mengharuskan Lebanon untuk tidak mengajukan pengaduan terkait kejahatan yang dilakukan selama konflik merupakan konsesi yang sangat serius, termasuk dari perspektif hak moral negara

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Lebanon Tamara Elzein kepada RIA Novosti yang dipublikasi pada Jumat.

“Ketentuan dalam perjanjian kerangka yang mengatur penghentian seluruh pengaduan terkait kejahatan yang dilakukan Israel itu merupakan bentuk pelepasan bahkan atas hak moral Lebanon,” kata Elzein.

Sebelumnya, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan perjanjian kerangka tersebut tidak menghilangkan hak Beirut untuk mengajukan tuntutan terhadap Israel atau membawa perkara ke pengadilan internasional.

Penangguhan klaim dan pengaduan timbal balik yang diatur dalam dokumen itu hanya berlaku selama proses perundingan berlangsung dan tidak berarti Lebanon secara permanen melepaskan hak atas klaim tersebut.

“Klausul dalam perjanjian kerangka kerja yang mengatur penghentian semua pengaduan terkait kejahatan yang dilakukan oleh Israel itu merupakan pengabaian, bahkan hak moral Lebanon,” ucap Elzein.

Dia menambahkan bahwa ketentuan tersebut juga membatasi kemampuan inisiatif lingkungan internasional yang bekerja sama dengan Beirut untuk menggunakan mekanisme pengaduan sebagai sarana untuk mencegah pelanggaran lingkungan.

Menurut Elzein, hingga kini otoritas Lebanon masih belum dapat mengakses banyak wilayah yang terdampak akibat ancaman keamanan yang masih berlangsung serta belum adanya jadwal penarikan pasukan Israel.

Ia juga menyebutkan bahwa kerusakan lingkungan yang dialami Lebanon diperkirakan mencapai lebih dari 512 juta dolar AS (sekitar Rp9,2 triliun). Sementara, total kerugian langsung akibat konflik secara keseluruhan dapat mencapai 11 miliar dolar AS (Rp197 triliun), belum termasuk kerugian tidak langsung.

Adapun dokumen yang ditandatangani pada 26 Juni tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang didudukinya, serta penyerahan kendali atas wilayah tersebut kepada Angkatan Bersenjata Lebanon.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lebanon: Ketentuan perjanjian dengan Israel merupakan konsesi serius

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.