REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG BARAT -- Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat menjadi tuan rumah laga pembuka atau kick off Liga Desa 2026/2027. Kompetisi yang diinisiasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal itu diikuti 20 ribu lebih tim di seluruh Pulau Jawa.

Kick off Liga Desa 2026/2027 berlangsung pada Sabtu (10/9/2026) di Lapangan Panglejar, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat yang dihadiri Menteri-Wakil Menteri Desa, Yandri Susanto-Ahmad Riza Patria, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kemudian Utusan Khusus Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Bupati dan Wakil Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail, Anggota DPR RI Verrel Bramasta dan tamu undangan lainnya. Pertandingan perdana ini mempertemukan Cisomang Barat vs Wangunsari yang disaksikan Menteri Yandri Wakil Menteri Ahmad Riza dan Bupati Jeje.

"Hari ini kick sekaligus memulai Liga Desa yang diikuti lebih dari 20 ribu tim se-Pulau Jawa," kata Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal, Yandri Susanto.

Dirinya mengatakan, Liga Desa ini menjadi rangkaian Hari Desa Nasional 2026 bertajuk Festival Bangun Desa Bangun Indonesia. Selain Liga Desa, ada juga rangkaian kompetisi lainnya lainnya seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) terbaik, pelopor pemuda pemudi terbaik, film pendek dan lainnya.

"Ini akan membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan di desa kemudian silaturahmi akan semakin kuat," ujar Yandri.

Bukan hanya itu, Liga Desa yang merupakan rangkaian Festival Bangun Desa Bangun Indonesia ini akan berdampak terhadap perekonomian di setiap desanya masing-masing. "UMKM akan bangkit, ekonomi desa akan bergerak. Pedagang berjualan, itu juga akan mengangkat perekonomian dari desa," ujarnya. .

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengaku bangga Bandung Barat ditunjuk menjadi tuan rumah kick off Liga Desa 2026/2027 skala nasional yang menjadi ajang silaturhami sekaligus menggerakan perekonomian di tingkat desa.

"Tentunya kami sangat mengapresiasi. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bandung Barat sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan yang penting bagi kemajuan desa di Indonesia," kata Jeje.

Dirinya mengatakan, desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Di desa, potensi ekonomi tumbuh, budaya dan kearifan lokal terjaga, serta semangat gotong royong menjadi kekuatan masyarakat.

"Karena itu, kemajuan Indonesia harus berjalan seiring dengan kemajuan desa. Pembangunan desa perlu kita dorong secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Jeje.