Linux Mulai Wajibkan TSC, Dukungan Prosesor x86 Lawas Berakhir

Keputusan cukup bersejarah baru-baru ini dibuat dalam pengembangan Kernel Linux. Kini, Linux mulai menjadikan Time Stamp Counter (TSC) sebagai fitur wajib pada prosesor x86.
Artinya, dukungan terhadap hardware x86 super lawas yang tidak memiliki TSC perlahan benar-benar akan berakhir.
TSC Itu Apa?
Nah bagi yang belum tahu, Time Stamp Counter (TSC) merupakan register 64-bit pada CPU yang berfungsi sebagai penghitung waktu dengan resolusi sangat tinggi.
TONTON JUGA:
Teknologi ini sudah ada sejak era Intel Pentium dan memungkinkan sistem operasi mengukur waktu dengan sangat cepat karena datanya bisa langsung dibaca dari register CPU.
Baca Juga : MASActivator atau Massgrave Itu Apa? Ini Penjelasan Singkatnya
Dibandingkan timer seperti HPET atau ACPI PM Timer, TSC jauh lebih cepat digunakan. Hampir semua prosesor Intel dan AMD modern juga sudah memilikinya.
Kode Lawas Akhirnya Dibuang Linux
Linux sebenarnya sudah lama mempertahankan dukungan terhadap prosesor yang tidak memiliki TSC atau memiliki TSC yang tidak cukup andal, dimana hal ini berkaitan dengan filosofi Linux yang selama bertahun-tahun tetap mendukung hardware sangat tua, termasuk prosesor dari era Intel 486.
Namun, setelah dukungan terhadap Intel 486 dihentikan, semakin sedikit alasan bagi kernel untuk mempertahankan berbagai kode kompatibilitas tersebut dan dengan menjadikan TSC sebagai persyaratan, Linux bisa memangkas kode lama sekaligus menyederhanakan pengelolaan timer pada sistem x86.
Windows Sudah Lebih Dulu
Menariknya, Microsoft sebenarnya sudah mengambil pendekatan serupa jauh lebih awal. Dimana Windows menggunakan QueryPerformanceCounter (QPC) untuk menyediakan pengukuran waktu beresolusi tinggi. Pada hardware modern, QPC juga dapat memanfaatkan TSC sebagai sumber timer berperforma tinggi.
Jadi bagi pengguna PC modern, perubahan ini kemungkinan besar tidak akan terasa, namun kawan kawan, jika kita lihat dari sisi sejarah Linux, keputusan tersebut menjadi tanda bahwa dukungan terhadap hardware x86 super lawas perlahan memang mulai berakhir dan dihentikan.
Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via : Kernel.org
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post