Lombok Tengah (ANTARA) - Kontingen Kabupaten Lombok Tengah untuk sementara menempati peringkat kedua klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 setelah mengoleksi total 317 medali yang terdiri atas 117 medali emas, 82 perak, dan 118 perunggu.

"Capaian tersebut menjadi hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang di berbagai cabang olahraga," kata Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya di Lombok Tengah, Jumat.

Meski demikian, perolehan medali masih berpeluang bertambah karena pertandingan di sejumlah cabang olahraga masih berlangsung. Pada hari ini saja, atlet Lombok Tengah telah memastikan tampil di beberapa partai final, termasuk lima nomor bulu tangkis dan satu final futsal putra.

Selain itu, peluang tambahan medali juga masih terbuka dari cabang panjat tebing, karate, dan hoki yang masih menyelesaikan pertandingan.

"Mudah-mudahan dari cabang olahraga yang masih bertanding ini bisa menambah medali emas, sehingga target 120 emas yang telah dicanangkan dapat tercapai," katanya.

Menurutnya, peningkatan prestasi Lombok Tengah pada Porprov yang berlangsung 16-26 Juli 2026 sangat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Jika pada Porprov 2023 Lombok Tengah hanya meraih sekitar 40 medali emas dan finis di peringkat kelima, tahun ini jumlah emas diproyeksikan menembus sekitar 120 medali emas.

"Kalau dibandingkan dengan capaian sebelumnya, tahun ini peningkatannya hampir tiga kali lipat. Dulu di posisi lima, sekarang sementara berada di posisi dua," katanya.

Terkait bonus bagi atlet berprestasi, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah berkomitmen memberikan penghargaan.

"Besaran bonus nantinya akan dibahas bersama DPRD dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta bentuk apresiasi atas perjuangan atlet dan pelatih," katanya.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026