Madura United kalahkan tuan rumah PSS Sleman 3-1 di Maguwoharjo - ANTARA News Megapolitan
Yogyakarta (ANTARA) - Madura United mengalahkan tuan rumah PSS Sleman dengan skor 3-1 dalam laga kandang perdana Super League 2026/2027 di Stadion Internasional Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu.
Selama pertandingan, PSS Sleman beberapa kali mendapatkan peluang untuk membobol gawang Madura United, tetapi kesempatan tersebut belum mampu dimaksimalkan dengan baik.
Pertandingan mulai memanas ketika striker Madura United Dimitar Mitkov menembus pertahanan PSS Sleman dan memasukkan bola ke gawang pada menit ke-12, tetapi setelah dilakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menyatakan gol tersebut tidak sah karena terjadi offside.
Penjaga gawang PSS Sleman Ega Rizky saat itu berada pada posisi yang kurang tepat karena terlalu jauh dari gawang sehingga gagal mengejar bola yang melaju pelan, tetapi terarah tersebut. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Madura United.
Memasuki babak kedua, pada menit ke-46, PSS Sleman kembali kebobolan melalui Juan Santacruz sehingga skor berubah menjadi 2-0. Madura United kembali mencetak gol melalui Dimitar Mitkov pada menit ke-66 yang membuat PSS Sleman tertinggal tiga gol.
PSS Sleman kemudian menekan Madura United dengan mengandalkan serangan melalui umpan lambung. Setidaknya tercatat sekitar delapan kali umpan lambung dilakukan selama pertandingan, tetapi sundulan pemain PSS Sleman belum mampu menembus gawang Madura United.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan PSS Sleman bermain cukup baik dan memegang kendali pertandingan pada babak pertama.
"Madura sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali di babak pertama, sampai di menit-menit akhir menit ke-45, sebuah tembakan dari jarak 30, 40, atau 50 meter tadi masuk ke gawang (PSS Sleman)," katanya.
Huistra mengakui tim besutannya terlalu mudah diserang sehingga pada akhirnya dua gol Madura United tidak mampu dibendung oleh PSS Sleman pada babak ke dua.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi catatan yang harus diperbaiki dalam pertandingan berikutnya.
"Lalu di babak kedua, jika anda melihatnya, kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki," ujarnya.
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.