Mahasiswa UMS kembangkan "Smart Teacher Emotion", inovasi pembelajaran sosial emosional berbasis web

Sabtu, 3 Oktober 2026 14:47 WIB

Image Print

Gambar home smart teacher emotion yang dibuat oleh mahasiswa UMS. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Kemampuan guru dalam mengenali dan mengelola emosi menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang positif.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) , Ryan Brilian Fatsena, mengembangkan Smart Teacher Emotion, sebuah inovasi media pembelajaran sosial emosional berbasis web yang ditujukan bagi calon guru dan guru.

Inovasi bertajuk “Smart Teacher Emotion: Bijak Mengelola Emosi, Menjadi Teladan” tersebut dikembangkan untuk membantu calon guru dan guru memahami pentingnya kesadaran diri, pengelolaan emosi, hubungan positif, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dalam konteks pembelajaran.

Smart Teacher Emotion dikembangkan sebagai bagian dari tugas pada mata kuliah Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan UMS. Mata kuliah tersebut diampu oleh Dr. Supriyono, S.Pd., M.Pd.

Ryan menjelaskan gagasan Smart Teacher Emotion berangkat dari pemahaman bahwa guru tidak hanya berperan menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam berkomunikasi, mengelola emosi, mengambil keputusan, dan membangun hubungan di lingkungan pembelajaran.

“Guru berhadapan dengan berbagai situasi di kelas yang membutuhkan kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi. Oleh karena itu, saya mencoba menghadirkan media pembelajaran yang dapat membantu calon guru maupun guru untuk lebih sadar terhadap emosinya sebelum menentukan respons dalam pembelajaran,” ujar Ryan, Sabtu.

Smart Teacher Emotion dikembangkan dalam bentuk media pembelajaran berbasis web yang menghubungkan konsep Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dengan situasi yang dekat dengan pengalaman guru dalam proses pembelajaran. Pengembangan karya tersebut juga mengintegrasikan konsep CASEL 5 dan EMC² sebagai bagian dari landasan pembelajaran. Karya tersebut bisa diakses di laman https://cobaiyan.my.canva.site/smart-teacher-emotion.

Menurut Ryan, salah satu tantangan dalam pengembangan karya tersebut adalah menerjemahkan konsep pembelajaran sosial emosional yang bersifat konseptual menjadi media digital yang sederhana dan mudah digunakan.

“Konsep PSE cukup luas dan tidak semuanya mudah diterjemahkan ke dalam media digital. Tantangannya adalah bagaimana membuat media yang tetap memiliki dasar pembelajaran, tetapi juga mudah dipahami dan relevan dengan situasi yang mungkin dihadapi guru di kelas,” jelas Ryan.

Dalam proses pengembangannya, Ryan menyusun konsep, materi, struktur, serta tampilan media secara terpadu. Format berbasis web dipilih agar karya dapat digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus sarana refleksi yang mudah diakses oleh calon guru maupun guru.

Pengembangan Smart Teacher Emotion menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam bidang pendidikan, khususnya untuk mendukung penguatan kompetensi sosial emosional. Karya ini juga menghubungkan pemahaman PSE dengan situasi pembelajaran yang dapat dihadapi guru dalam praktik sehari-hari.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap karya yang dikembangkan, Smart Teacher Emotion telah memperoleh Hak Cipta. Perlindungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga orisinalitas dan mendokumentasikan karya digital yang dikembangkan dalam bidang pendidikan.

Ryan berharap Smart Teacher Emotion tidak berhenti sebagai produk tugas perkuliahan, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi calon guru maupun guru.

“Harapannya, Smart Teacher Emotion tidak hanya menjadi karya untuk memenuhi tugas perkuliahan, tetapi juga dapat terus dikembangkan menjadi media yang bermanfaat bagi calon guru maupun guru. Saya ingin karya ini membantu mengingatkan bahwa sebelum mendidik peserta didik, guru juga perlu mampu mengenali dan mengelola dirinya sendiri,” ujar Ryan.

Melalui perpaduan PSE dan teknologi informasi, Smart Teacher Emotion menjadi salah satu bentuk inovasi mahasiswa UMS dalam mengembangkan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidik di era digital.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.