Nagoya, Jepang (ANTARA) - Atlet skateboard Indonesia Ni Wayan Malana Fairbrother finis di posisi keenam nomor street putri setelah mengumpulkan total nilai 136,97 pada putaran final di Aichi Sky Expo, Nagoya, Jepang, Minggu.

Malana yang tampil pada urutan pertama mengawali penampilannya dengan mencatatkan nilai 8,04 pada kesempatan pertama. Atlet asal China Zhu Yuanling langsung mengejutkan dengan meraih 74,56 poin, sebelum atlet Jepang Ibuki Matsumoto mengambil alih posisi teratas setelah membukukan 75,08 poin.

Pada kesempatan kedua, Malana tampil apik melalui sejumlah trik, termasuk kickflip dan backflip, dan mendapatkan nilai 51,55. Sementara itu, Jiyul Shin dari Korea Selatan mencatatkan 67,51 poin untuk menempati posisi ketiga sementara.

Matsumoto kembali tampil kuat pada kesempatan kedua dengan membukukan 79,03 poin sehingga tetap berada di posisi teratas.

Memasuki kesempatan ketiga, Malana memperbaiki catatannya melalui sejumlah trik, salah satunya frontside flip. Ia juga mampu menaklukkan sejumlah obstacle hingga mendapatkan nilai terbaiknya pada sesi run, yakni 61,28.

Zhu kemudian mencatatkan nilai 79,73 pada kesempatan ketiga sekaligus mengambil alih posisi teratas. Atlet Jepang Oda Yumeka juga tampil mengejutkan dengan meraih 71,21 poin dan menempati posisi ketiga sementara.

Baca juga: Dua jempol untuk Rahmat Erwin Abdullah

Hasil pada kesempatan ketiga tersebut membuat Malana turun ke posisi keenam sebelum memasuki sesi trick.

Pada trick pertama, Malana gagal menuntaskan gerakannya. Dua atlet China, Zhu Yuanling dan Cui Chenxi, tampil kuat dengan masing-masing mengumpulkan 78,96 dan 85,66 poin. Oda Yumeka mencatatkan nilai tertinggi pada sesi tersebut, yakni 90,75 poin setelah berhasil mengeksekusi trik flip.

Malana kemudian bangkit pada trick kedua. Dengan sempat menunjukkan ekspresi tegang, ia berhasil mengeksekusi trik dan langsung meluapkan kegembiraan setelah papan skor menunjukkan nilai 75,69.

Namun, Malana gagal menyelesaikan trick terakhir sehingga total nilainya berhenti di angka 136,97 dan menempatkannya di posisi keenam.

Medali emas diraih Zhu Yuanling dengan total nilai 166,57. Oda Yumeka meraih perak dengan 161,96 poin, sementara perunggu menjadi milik Cui Chenxi dengan total 156,60 poin.

Baca juga: Timnas panjat tebing jajal lokasi lomba dalam sesi latihan resmi

Sebelumnya, Malana memastikan tempat di putaran final setelah melewati fase pre-eliminasi pada Sabtu (26/9). Ia mengumpulkan total nilai 101,61, dengan catatan 36,46 pada run pertama, 37,52 pada run kedua, serta 64,10 poin pada trick kedua.

Atlet skateboard putri Indonesia lainnya, Zeefara Mahika Darmawan, tidak lolos dari fase pre-eliminasi setelah mengumpulkan total nilai 83,43. Ia mencatatkan nilai run tertinggi 23,35 dan 60,08 poin dari trick.

Pada putaran final, setiap atlet mendapat waktu 45 detik untuk melakukan tiga kali run dan tiga kali trick. Jumlah kesempatan tersebut lebih banyak dibandingkan fase pre-eliminasi yang hanya memberikan dua kesempatan tampil.

Penilaian juri berada pada rentang 0,00 hingga 100,00 poin. Skor run tertinggi dijumlahkan dengan skor trick tertinggi untuk menentukan nilai akhir.

Aspek yang menjadi pertimbangan juri meliputi tingkat kesulitan, variasi gerakan, kualitas eksekusi trik, konsistensi, flow, serta aturan mengenai repetisi.

Baca juga: Compound campuran Indonesia jaga asa ke perempat final

Baca juga: Sostar Rinaldi hadapi pemanah India di 32 besar compound putra

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.