Mantan juara WBO Tim Tszyu inginkan laga super usai atasi Spence
Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas super ringan World Boxing Organization (WBO) Tim Tszyu menginginkan laga super seusai mengatasi (KO) Errol Spence Jr. dengan kemenangan angka di Sydney Olympic Park, Australia.
"Saya benar-benar ingin mewujudkan beberapa pertarungan super," kata Tim Tszyu dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Senin.
Tim mencetak kemenangan angka atas Spence saat para juri memberikan skor 118-110, 117 -111, 117-111 setelah pertarungan 12 ronde dengan ritme yang berubah seiring waktu.
Setelah pertarungan itu, Tim bahkan meminta saran dari lawannya asal Amerika itu tentang bagaimana dia bisa meningkatkan kemampuannya. Bagi Tim, pengalaman menghadapi petinju dengan kualitas seperti Spence menjadi pelajaran penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang.
"Dia (Spence) bilang bersabarlah. Saat kau tidak terburu-buru, kau sangat berbahaya dan saat kau menunggu, kau adalah petarung yang sangat bagus dalam melakukan serangan balik dengan tangan yang cepat," katanya.
Meskipun Tim mendapatkan kemenangan knockout (KO) seperti yang banyak diharapkan, mengingat tidak seimbangnya penampilan Spence selama beberapa periode, hasil itu merupakan debut menggembirakan Tim di bawah pelatih Jeff Fenech.
Tim mengatakan bahwa Jeff adalah pelatih yang luar biasa dengan energi dan saran-saran di sudut ring. Jeff, kata dia, adalah pemimpin yang hebat, mampu mengambil kendali, dan ia merasa nyaman dengannya.
Baca juga: Sempat jatuh dua kali, mantan juara dunia Anthony Joshua KO Prenga
Petinju Australia itu sempat berpikir akan butuh beberapa pertarungan untuk beradaptasi, tetapi setelah dua minggu keduanya mulai kompak. Hubungan yang cepat terjalin tersebut membuat Tim merasa lebih percaya diri dalam menjalani pertarungan besar.
"Saya sangat beruntung bisa bekerja sama dengan legenda seperti itu," katanya.
Bagi Tim, bertarung dengan energi dan strategi dari pelatih Jeff merupakan perubahan yang besar dibandingkan pertarungan sebelumnya. Ia menilai kehadiran Jeff memberikan perspektif baru dalam mempersiapkan diri, terutama dalam mengatur tempo, membaca lawan, dan memilih momen yang tepat untuk menyerang.
"Anda bisa bertarung di berbagai panggung di seluruh dunia, tetapi untuk tampil di tempat dengan atmosfer seperti itu, dalam sejarah tinju Australia dan hal-hal yang menentukan warisan, rasanya seperti mimpi," katanya.
Kemenangan atas Spence menjadi langkah penting bagi Tim untuk kembali membangun reputasinya di kelas super ringan dengan rekor 30 kemenangan (18 KO) dan tiga kekalahan . Ia kini berharap dapat menghadapi lawan-lawan besar berikutnya dan mewujudkan pertarungan super yang telah lama menjadi targetnya.
Baca juga: Sheeraz pertahankan gelar juara WBO unggul angka atas Zachenhuber
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.