Marc Klok (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapten Persib Bandung Marc Klok menegaskan ambisi timnya meraih kemenangan kedua secara beruntun di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Persib akan menjamu wakil Vietnam, Cong Viettel FC, pada laga kedua Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) pukul 19.15 WIB.

Persib memiliki modal positif setelah mengalahkan FC Seoul dengan skor 1-0 di Stadion Piala Dunia Seoul pada pertandingan pertama, dua pekan lalu. Klok berharap Maung Bandung kembali mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan fase grup.

Klok menilai, kemenangan dalam dua pertandingan awal akan menjadi bekal berharga bagi Persib untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi antarklub Asia tersebut.

"Kami punya pertandingan penting lainnya. Kami ingin menampilkan permainan yang bagus, meraih tiga poin di kandang, dan memulai perjalanan di Champions League dengan kuat. Jika bisa memenangkan dua pertandingan pertama dan mengumpulkan enam poin, itu akan menjadi awal yang luar biasa. Itulah target kami," ujar Klok dilansir dari laman resmi klub hari ini.

Meski membidik kemenangan, Klok menyadari Persib menghadapi tantangan dalam mempersiapkan diri. Jarak waktu yang singkat setelah menjalani pertandingan melawan Dewa United di kompetisi domestik membuat kebugaran fisik dan kesiapan mental pemain menjadi perhatian utama.

Karena itu, rotasi pemain dinilai menjadi bagian penting dari strategi tim. Menurut Klok, keputusan menurunkan pemain harus mempertimbangkan kondisi fisik, kebutuhan taktik, dan situasi yang dihadapi tim.

Ia memahami setiap pemain ingin mendapatkan kesempatan tampil dalam setiap pertandingan. Namun, Klok menegaskan, kepentingan tim harus tetap menjadi prioritas di tengah padatnya jadwal kompetisi.

"Pelatih, saya, dan seluruh tim punya hubungan yang sangat dekat. Itu penting dalam situasi seperti ini karena kami harus tetap bersama. Setiap pemain ingin bermain di setiap pertandingan, tetapi kami harus melakukan rotasi berdasarkan kondisi fisik, keputusan taktis, dan pertimbangan lainnya," katanya.