matamata.com - Artis Maudy Ayunda belum lama ini menuai kritik netizen setelah mengunggah sebuah video berjudul Mindfulness in the Age of Bad News di YouTube, pada 21 Agustus 2026.

Lantaran video tersebut, sang aktris dianggap tone deaf atau dianggap tidak peka dengan keadaan masyarakat.

Sebagai informasi, dalam video tersebut, Maudy membahas caranya untuk bisa menjaga ketenangan dan kesehatan mentalnya di tengah banyaknya kabar buruk yang muncul setiap hari.

Sayangnya, hal ini memicu kritik warganet lantaran menilai Maudy terlalu mengambil jarak dari berbagai isu nasional yang sedang terjadi beberapa bulan terakhir.

"Aku unsubs Maudy beneran deh keknya. Dia tidak lagi menyebarkan positivity, karena sekarang dia lebih memilih menjadi tone deaf," ucap seorang warganet.

Potret Maudy Ayunda Jadi Juru Bicara di KTT G20 (Instagram/maudyayunda)
Potret Maudy Ayunda Jadi Juru Bicara di KTT G20 (Instagram/maudyayunda)

Bukan hanya itu, banyak yang menyangkan sikap istri Jesse Choi yang tidak bisa ikut menyuarakan isu yang berdampak pada masyarakat padahal dirinya adalah public figure yang memiliki kapasitas besar.

Tak ayal, banyak yang menuding Maudy ayunda tidak peka terhadap kondisi negara.

Ada pula yang menyinggung latar belakang pendidikannya serta pengalaman sang artis sebagai relawan.Akses Ensiklopedia Digital

"Kak, kamu itu menulis puluhan sampai ratusan esai hingga akhirnya lulus di Ivy League. Kamu juga pernah jadi volunteer kan? Pernah kan melihat kondisi grass root itu kayak gimana? Justru dengan mega platform dan capacity yang kamu punya, kenapa malah milih diam? Kenapa?" imbuh akun tersebut.

Rupanya cuitan akun X tersebut menyebar dan memicu komentar dari warganet lain.

Baca Juga: Maudy Ayunda Kisahkan Masa Sulit Semasa Sekolah: Metode Belajar Kreatif Jadi Kunci Kesuksesan

Banyak yang setuju dengan akun tersebut.

Bahkan ada yang menduga Maudy Ayunda 'bermain aman' ketimbang menggunakan pengaruhnya untuk menyuarakan berbagai isu penting.

"Kalau ditanya, kita juga capek setiap hari disuguhi berita jelek. Bedanya, kita enggak punya pilihan selain ikut bersuara karena hidup kita sangat terdampak kebijakan-kebijakan ini. Maudy hidupnya nyaman, mau dimasukin desil 100, BBM subsidi dicabut pun santuy," ujar akun lainnya.

"Tadi ada yang komen 'Kemungkinan kalian juga akan melakukan hal yang sama'. Masalahnya, doi bukan lagi minding her own business tapi benar-benar ngajak yang lain untuk 'seengak peduli' itu,'" kata akun lainnya.

Sementara itu, sadar videonya menjadi kontroversi, Maudy Ayunda akhirnya meminta maaf lewat kolom komentar di video tersebut.

Liburan Maudy Ayunda dan Jesse Choi di Italia (Instagram/maudyayunda)
Liburan Maudy Ayunda dan Jesse Choi di Italia (Instagram/maudyayunda)

Artis berusia 31 tahun itu pun mengaku akan intropeksi atas sikapnya tersebut.

"Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," pungkas Maudy Ayunda.

Maudy memulai debutnya di dunia hiburan melalui film 'Untuk Rena' produksi Miles Films pada tahun 2005.

Kemudian, ia membintangi beberapa film seperti Perahu Kertas (2012), Refrain (2013), dan Habibie & Ainun 3 (2019).

Maudy merilis album pertamanya pada tahun 2011, Panggil Aku... dengan singel hit-nya yang berjudul "Tiba Tiba Cinta Datang".

Sejak saat itu, Maudy telah merilis album Moments (2015), dan Oxygen (2018), serta dua album mini: My Hidden Collection (2014) dan The Hidden Tapes: Vol. 1 (2021).

Ia juga kerap mengisi lagu tema dalam film-film yang dibintanginya.