Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjajaki peluang kerja sama di sektor infrastruktur dan pembangunan kewilayahan dengan Qatar.

“Indonesia terbuka untuk menjajaki lebih banyak investasi dan kolaborasi Qatar, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Qatar sekaligus menjajaki peluang investasi dan kolaborasi di sektor infrastruktur dan pembangunan kewilayahan.

Baca juga: Kedubes Qatar dorong kolaborasi perkuat ketahanan pendidikan

Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama Menko AHY dengan Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari sejak memulai tugasnya sebagai Duta Besar Qatar untuk Indonesia. Keduanya membahas hubungan bilateral Indonesia–Qatar yang tahun ini memasuki usia 50 tahun, serta berbagai peluang untuk memperkuat kerja sama kedua negara ke depan.

AHY menyampaikan sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan melalui investasi dan kolaborasi Indonesia–Qatar. Sektor tersebut meliputi energi terbarukan, termasuk pemanfaatan floating solar pada bendungan dan waduk, perumahan dan kawasan permukiman, pengelolaan air, konektivitas, serta infrastruktur digital.

Peluang kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah di Indonesia. Selain itu, Menko AHY bersama Duta Besar Qatar bertukar pandangan mengenai perkembangan investasi di sektor kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) serta dinamika geopolitik di kawasan Teluk.

Baca juga: AHY: Pemerintah kucurkan Rp1 triliun bangun 3 Sekolah Rakyat di Papua

Momentum 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Qatar diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.

“Semoga momentum 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Qatar dapat semakin mempererat hubungan kedua negara dan membuka lebih banyak peluang kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” kata AHY.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.