Bagikan:

JAKARTA - Keberhasilan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya, kata Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Berbicara dalam peringatan ke-59 Hari ASEAN yang digelar di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Sabtu (8/8), Menlu Sugiono menegaskan organisasi tersebut harus terus memastikan bahwa kerja sama kawasan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakatnya.

"Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan," tutur Menlu RI Sugiono, melansir keterangan Kementerian Luar Negeri RI.

Untuk itu, ASEAN perlu terus memperkuat kapasitasnya dalam melindungi masyarakat dari dampak berbagai dinamika dan krisis global. Upaya tersebut, antara lain, mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, pelindungan warga negara ketika krisis terjadi, serta penyiapan generasi muda melalui pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk memimpin ASEAN pada masa mendatang.

Hal ini juga berarti bahwa ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar kekuatan besar ataupun memihak salah satunya.

ASEAN harus selalu berpihak pada masyarakatnya demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan mereka.

Menlu Sugiono selanjutnya menegaskan, ASEAN memiliki modalitas penting dalam menavigasi situasi dunia yang semakin kompleks.

Sejak didirikan pada tahun 1967, ASEAN telah mampu menghadapi berbagai persaingan dan krisis di kawasan tanpa lepas dari prinsip utamanya, yaitu memajukan persatuan, perdamaian, dan dialog.

Hampir enam dekade kemudian, arsitektur kawasan yang dibangun ASEAN tidak hanya berdiri tetapi juga terus berkembang dan beradaptasi.

Dalam proses tersebut, sentralitas ASEAN semakin memperoleh kepercayaan sebagai jangkar dalam mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.

"Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade," Menlu Sugiono menekankan.

Ke depannya, Menlu Sugiono menuturkan ASEAN harus mampu menentukan arahnya sendiri, sekaligus memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan aspirasi Visi Komunitas ASEAN 2045.

BACA JUGA:


Peringatan ke-59 Hari ASEAN merupakan momen bersejarah karena merupakan yang pertama kalinya dihadiri oleh sebelas Negara Anggota pasca masuknya Timor-Leste pada November 2025 lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dan komunitas diplomatik dari Negara Anggota ASEAN di Jakarta serta perwakilan dari berbagai misi diplomatik di Jakarta.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+