Jakarta (ANTARA) - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menilai keterlibatan kementerian dan lembaga dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monas, Jakarta pada Senin (17/8), menjadi momentum untuk mendekatkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas.

"Keterlibatan kementerian dan lembaga dalam karnaval ini menjadi momentum untuk mendekatkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara luas," kata Mukhtarudin melalui keterangan Kementerian P2MI, Jakarta, Selasa.

Mukhtarudin menyebut masyarakat tampak antusias terhadap program-program prioritas pemerintah yang ditampilkan selama Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara tersebut, termasuk booth stand Asta Mandala SMK Go Global yang ditampilkan selama pameran tersebut.

"Luar biasa antusiasme masyarakat merespons positif terhadap program-program prioritas pemerintah. Semua informasi penting harus disampaikan kepada masyarakat, program kementerian yang pro rakyat demi kesejahteraan rakyat," kata Mukhtarudin.

Baca juga: Prabowo sapa warga usai saksikan karnaval kemerdekaan di Monas

Menteri P2MI itu menegaskan bahwa penyampaian informasi publik mengenai program-program pemerintah perlu dilakukan secara luas agar masyarakat mengetahui manfaat dan berbagai kebijakan yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara juga dinilai menjadi ruang perayaan kemerdekaan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana kebersamaan, persatuan, dan semangat nasionalisme.

Booth stand Asta Mandala SMK Go Global yang dihadirkan dalam rangkaian karnaval tersebut disebut menjadi bagian dari upaya Kementerian P2MI untuk memperkenalkan program peningkatan kompetensi bagi generasi muda Indonesia agar lebih siap memasuki pasar kerja global.

Booth stand tersebut sekaligus menjadi sarana informasi bagi masyarakat terkait peluang dan program pemerintah untuk menyiapkan talenta muda Indonesia yang memiliki keterampilan, kompetensi, serta daya saing untuk bekerja di pasar internasional.

Baca juga: Di tengah karnaval, Menkomdigi ingatkan solidaritas korban gempa NTT

"Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dengan persatuan, gotong royong, dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar hadir serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia," demikian kata Menteri P2MI tersebut.

Selama karnaval, sebanyak 32 kendaraan hias dari berbagai kementerian, lembaga, serta pelajar melintas secara bergantian. Iring-iringan tersebut diawali dengan kendaraan hias Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Badan Gizi Nasional, hingga diakhiri kendaraan hias Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pewarta: Katriana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.