Mentrans Iftitah Siapkan Strategi agar Warga Rempang Eco City Tak Bergantung pada Bantuan Sembako
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:09 WIB
VIVA – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan bahwa penyaluran bantuan sembako bagi warga transmigrasi di Tanjung Banon, Rempang Eco-City, Batam, Kepulauan Riau, hanya diberikan selama masa transisi satu tahun.
Baca Juga
Alih-alih terus memberi bantuan, Iftitah menjelaskan, pemerintah lebih mendorong penerapan prinsip "ada gula, ada semut" dalam membangun pusat pertumbuhan baru di kawasan transmigrasi. Dalam masa transisi satu tahun, dukungan tidak sebatas penyaluran bahan pokok, melainkan diarahkan pada penyediaan sarana produksi serta penguatan akses ekonomi warga lokal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kalau dalam satu tahun ini kita berikan sembako untuk masa transisi, ke depan kita akan mampukan mereka. Kita sudah memberikan juga bantuan misalkan perahu. Ada 16 perahu yang kita berikan," kata Iftitah usai menghadiri acara Festival Transmigrasi di kawasan relokasi Tanjung Banon, Sabtu (10/10/2026).
Baca Juga
Guna menopang penghidupan warga, kata dia, Kementerian Transmigrasi juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam untuk pemanfaatan lahan pertanian sementara seluas 25 hektare sebelum kawasan industri beroperasi penuh. Komoditas unggulan seperti kelapa dan sektor peternakan menjadi salah satu fokus pengikatan potensi lokal.
"Intinya, kami juga koordinasi dengan Wali Kota Batam. Pak Wali Kota juga akan memberikan tanah pinjaman terlebih dahulu sebelum nanti industri masuk adalah untuk pertanian. Intinya masyarakat harus punya pekerjaan, masyarakat harus punya pendapatan," tegas Iftitah.
Baca Juga
Selain itu, kementerian mengadopsi empat rekomendasi hasil kajian tim Technical University of Munich (TUM) Jerman bersama Tim Ekspedisi Patriot dari kampus-kampus nasional (UI, IPB, ITB, ITS, Undip). Rekomendasi tersebut mencakup tata kelola lahan agroforestri, perlindungan lingkungan, penguatan komunitas, dan pengembangan pariwisata bahari seperti pembangunan menara gardu pandang (observation deck).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengonfirmasi dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penyediaan akses sarana transportasi publik darat maupun laut untuk menunjang keterjangkauan wilayah Tanjung Banon.
"Empat rekomendasi yang tadi disampaikan akan menjadi atensi serius baik dari kami Pemerintah Kota Batam, kemudian dari kementerian, saya pikir juga dari provinsi dan dari lintas kementerian/lembaga. Untuk pemanfaatan lahan yang sudah kami berikan kepada Menteri Transmigrasi, ini mudah-mudahan dapat betul-betul nanti menggerakkan potensi masyarakat kita yang ada di sini," ujar Amsakar.
Tak Ingin Bergantung pada APBN, Mentrans Iftitah Pertimbangkan Pembiayaan Kawasan Transmigrasi Lewat Obligasi
Mentrans Iftitah Sulaiman pertimbangkan skema obligasi dalam revisi UU Ketransmigrasian agar pengembangan kawasan jangka panjang tidak bergantung pada APBN.
VIVA.co.id
10 Oktober 2026