Lufaefi

| 9 September 2026, 00:00 WIB

MUI Serukan Solidaritas Umat Islam Lintas Negara untuk Hadapi Krisis Kemanusiaan

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Dubes Safira Machrusah - MUI

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong penguatan solidaritas umat Islam lintas negara dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan dan konflik yang terjadi di sejumlah wilayah dunia.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Dubes Safira Machrusah, mengatakan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan tidak semestinya hanya berfokus pada satu kawasan.

Menurut Safira, masyarakat Indonesia selama ini lebih banyak memperoleh informasi mengenai kondisi kemanusiaan di Palestina. Sementara itu, konflik dan krisis kemanusiaan di kawasan Afrika, termasuk Sudan dan Somalia, belum banyak mendapat perhatian publik.

Baca Juga: MUI Imbau Warga Waspada Erupsi Anak Krakatau dan Ikuti Petunjuk Keselamatan

“Ketika kita ngomong humanitarian aid, soal kemanusiaan, itu bukan di salah satu tempat, tapi kita harus melihatnya secara holistik,” ujar Safira kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Ia menilai solidaritas kemanusiaan perlu diberikan tanpa membatasi perhatian berdasarkan lokasi maupun latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Kalau bisa kepedulian kemanusiaan kita harus menyebar ke semuanya, negara-negara Islam yang mayoritas juga, atau bisa jadi ke negara-negara di mana masyarakat Islamnya itu minoritas,” jelasnya.

Menurut Safira, meningkatnya kepedulian dan empati lintas negara dapat mendorong umat Islam untuk turut membantu menangani berbagai persoalan yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Ketika kepedulian itu kita munculkan, empati terus kemudian semangat untuk memperjuangkan Islam di benua manapun pasti akan termotivasi dan akan bisa membantu mengurai konflik yang terjadi,” katanya.

Untuk membangun kepedulian tersebut, MUI menilai edukasi dan literasi mengenai konflik serta krisis kemanusiaan global perlu diperkuat. Pemahaman masyarakat dinilai menjadi langkah awal sebelum dukungan kemanusiaan diberikan dalam bentuk yang lebih konkret.

Baca Juga: Bagaimana Fungsi MUI Dalam Kehidupan Umat Islam? Ini Ulasannya

MUI juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga yang memiliki perhatian terhadap persoalan kemanusiaan di Sudan dan Somalia. Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui forum diskusi maupun konferensi untuk memperluas pemahaman masyarakat Indonesia mengenai situasi di berbagai wilayah.

Melalui edukasi, literasi, dan kerja sama kemanusiaan, MUI mendorong solidaritas umat Islam agar tidak terhambat oleh batas geografis dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan di berbagai negara.