Musikal Growth Berani 'Tabrak' Tari Tradisional sama Hip-Hop, Cara Kece Kenalin Budaya ke Gen Z
Jakarta -
Siapa bilang belajar budaya Indonesia itu cuma bisa lewat buku sejarah atau nonton pertunjukan yang kaku? Baru-baru ini, ada sebuah pertunjukan musikal bertajuk Growth yang sukses bikin penonton melongo karena konsepnya yang bener-bener out of the box.
Musikal yang digarap oleh RAFA International Dance School ini gak main-main, gengs! Mereka mencoba mendobrak stigma kalau tari tradisional itu tua dengan cara menabrakannya langsung sama aliran Hip-Hop yang street banget.
Hasilnya? Vibes-nya dapet, pesannya nyampe, dan pastinya visual-nya ciamik abis!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertunjukan Growth ini jadi bukti kalau budaya lokal bisa banget tampil kekinian. Bayangin aja, gerakan gemulai tari tradisional Indonesia dipadukan dengan power dan beat dari musik Hip-Hop serta tari kontemporer.
Gak cuma soal tari, musikal ini juga punya cerita yang deep tapi relate banget sama kehidupan kita sekarang.
Sesuai judulnya, Growth bercerita tentang proses pertumbuhan, pencarian jati diri, sampai gimana caranya kita sebagai anak muda tetap bisa menjaga akar budaya di tengah gempuran tren global yang makin kencang.
Konsep pertunjukan bertajuk Tarian Raya di Balik Hutan Nusantara menggunakan pohon sebagai metafora perjalanan manusia.
Berbagai tarian tradisional Indonesia ditampilkan dalam pertunjukan tersebut, mulai dari Tari Gantar dari Kalimantan Timur, Tari Jaipong dari Jawa Barat, Tari Piring dari Sumatera Barat, hingga Tari Saman. Tarian-tarian itu kemudian dipadukan dengan unsur jazz, hip-hop, dan balet kontemporer sehingga menghadirkan pertunjukan yang lebih dinamis.
Yang bikin merinding, pertunjukan ini didukung oleh sekitar 250 siswa yang aktif dari RAFA International Dance School. Gak kebayang kan gimana heboh dan enerjiknya panggung saat ratusan anak muda ini tampil all out membawakan koreografi yang rumit tapi tetap smooth.
Pertunjukan yang digagas Nevine Rafa Kusuma bersama RAFA International Dance School ini juga berkolaborasi dengan Teuku Rassya melalui Yayasan Raya Budaya Nusantara. Kolaborasi tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan ruang baru bagi anak-anak dan generasi muda dalam memahami kekayaan budaya Indonesia.
Konsep edukasi yang dibalut hiburan kayak gini emang lagi dibutuhin banget. Penonton gak berasa lagi 'diajarin', tapi justru diajak seru-seruan bareng sambil ngerasain bangga jadi anak Indonesia.
Buat kamu yang ketinggalan atau penasaran gimana kerennya perpaduan step Hip-Hop
ketemu langgam Jawa atau tari Bali, kayaknya wajib banget buat pantau terus project project kreatif selanjutnya dari tim ini.
Dunia seni pertunjukan kita emang lagi menuju level selanjutnya, dan Growth adalah bukti nyata kalau kreativitas tanpa batas itu beneran ada.
(pig/mau)