Jakarta -

Peraturan unik diterapkan oleh sebuah hotel. Ketika ada pelanggan meminta makanannya dibungkus, hotel tersebut justru mengeluarkan surat perjanjian yang harus ditandatangani.

Setiap restoran memang punya aturan tersendiri yang perlu dipatuhi pelanggan. Aturan ini dibuat untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran bisnis. Namun, beberapa restoran punya peraturan unik.

Lewat unggahan viral di X, pemilik akun @gauravsabnis bercerita jika temannya makan di restoran hotel ITC Maratha, Mumbai. Temannya meminta makanan sisa yang ia pesan untuk dibungkus bawa pulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pihak hotel tidak langsung menuruti permintaan tersebut. Mereka justru mengeluarkan formulir untuk ditandatangani oleh pelanggan ini. Isi formulir menekankan pelanggan untuk bertanggung jawab bahwa makanan yang dibawa pulang akan dimakan dalam waktu 2 jam atau dibuang, lapor food.ndtv.com (22/7).

"Seorang teman makan malam di ITC Maratha dan meminta mereka membungkus sisa makanan untuk dibawa pulang, dan mereka menyuruhnya menandatangani pernyataan tanggung jawab bahwa makanan tersebut akan dimakan dalam waktu 2 jam atau dibuang! Aneh dan menggelikan!" ujar pengguna X tersebut

Jika dilihat dari foto, dokumen tersebut menjelaskan kalau formulir ini hanya berlaku untuk hidangan ala carte yang dipesan di restoran. Pihak hotel juga menyatakan kalau makanan yang disajikan baru saja disiapkan oleh ITC Maratha Hotels dan awalnya dimaksudkan untuk segera dikonsumsi.

Niat Bawa Pulang Sisa Makanan, Pelanggan Kaget Diminta Tanda Tangan SuratIni dia surat perjanjian yang harus ditandatangani pelanggan jika mau makanannya dibawa pulang. Foto: x @gauravsabnis

Para tamu kemudian diminta untuk menyetujui beberapa ketentuan. Ketentuan terpenting adalah makanan yang dikemas harus dimakan dalam waktu dua jam atau dibuang. Terlampir juga penjelasan jika makanan perlu dibuang lebih cepat jika tidak disimpan dengan benar.

Formulir tersebut selanjutnya menjelaskan bahwa setelah makanan meninggalkan hotel, staf tidak bertanggung jawab lagi karena tidak tahu pelanggan menyimpan dimana dan bagaimana kondisi makanan tersebut, karena hotel tidak dapat mengontrolnya. Para tamu pun harus setuju bahwa makanan yang dibawa pulang sudah merupakan tanggung jawab sendiri. Risikonya pun akan ditanggung pelanggan.

Mungkin peraturan ini terdengar unik, tetapi makanan yang baru dimasak memang tidak akan aman dalam waktu lama setelah disajikan. Jika dibiarkan terlalu lama, seperti lebih dari dua jam dan dibiarkan di suhu ruang, bakteri dapat mulai berkembang biak dengan cepat.

Restoran perlu cermat mengontrol setiap langkah persiapan makanan. Namun, saat kotak makanan dibawa pulang oleh pelanggan, maka semua kendali itu akan hilang.

Jika makanan tidak disimpan dengan benar oleh pelanggan kemudian pelanggan jatuh sakit, restoran bisa saja menjadi sasaran utama mendapati keluhan yang berisiko merusak reputasinya.

Peraturan restoran hotel di Mumbai ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Meskipun pengguna X itu merasa peraturannya sangat aneh, banyak netizen di kolom komentar percaya bahwa hotel tersebut melakukan tugas dengan benar.

Seorang pengguna menjelaskan bahwa makanan yang dimasak dengan cepat menjadi tidak aman jika tidak didinginkan atau disimpan dengan benar.

Pengguna lain berkomentar, "Di kantin kantor saya, kami mendapat pemberitahuan yang meminta kamu mengonsumsi makanan dalam waktu 30 menit setelah disajikan."

(aqr/adr)