NTB-Rumania memperluas kerja sama dari EBT hingga antardaerah
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama Pemerintah Rumania memperluas kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pengembangan energi baru terbarukan (EBT), pendidikan, pertambangan dan perindustrian hingga pembentukan sister province atau antardaerah.
Penjajakan tersebut mengemuka saat Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima Duta Besar Rumania untuk Indonesia Dan Adrian Balanescu di ruang kerja Kantor Gubernur NTB, di Mataram, Senin.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa NTB memiliki target besar untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dalam lima tahun ke depan.
"Kami sangat fokus pada pengembangan EBT. Target kami menyediakan paling tidak 1,5 gigawatt dalam waktu lima tahun ke depan. Saat ini, bauran energi kami salah satu yang tertinggi di Indonesia yaitu 25 persen," ujar Iqbal.
Ia menyebut tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebagai bagian dari sumber energi yang dikembangkan NTB.
Pengembangan energi menjadi salah satu ruang kerja sama yang ditawarkan dalam pertemuan tersebut, bersama pendidikan, pertambangan, perindustrian, pertanian, manajemen air dan kesehatan. Kerja sama tersebut membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia hingga peluang investasi dan pengembangan teknologi sesuai kewenangan masing-masing.
Baca juga: NTB punya modal sebagai pionir transisi energi bersih nasional
Selain kerja sama sektoral, Dubes Rumania menawarkan pembentukan sister province antara NTB dan salah satu provinsi di Rumania. Gubernur Iqbal menyambut positif gagasan tersebut dan menyatakan ketertarikannya menjajaki kerja sama dengan Provinsi Lasi.
Menurut Iqbal, Lasi memiliki kedekatan historis dan kultural dengan Rumania serta memiliki hubungan dengan Indonesia melalui keberadaan alumni Universitas Alexandru Loan Cuza, khususnya di bidang kesehatan.
"Dalam hal kultur kami lebih dekat dengan Lasi. Di Indonesia juga banyak alumni Universitas Alexandru Loan Cuza, khususnya pada jurusan kesehatan," ujar Iqbal.
Pilihan tersebut sekaligus membuka peluang agar hubungan NTB dan Rumania tidak berhenti pada kerja sama antarpemerintah, tetapi berkembang melalui hubungan antar masyarakat, perguruan tinggi, tenaga profesional dan dunia usaha.
Baca juga: NTB siap memasok listrik berbasis EBT untuk wisata Bali
Dubes Rumania juga menyampaikan rencana pembukaan Konsulat Kehormatan Rumania di NTB. Kehadiran konsulat tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama, khususnya antara pelaku usaha NTB dan Rumania.
Ruang kerja sama juga diperluas melalui diplomasi budaya. Kedutaan Besar Rumania ditawarkan untuk berpartisipasi dalam rangkaian perayaan HUT ke-68 NTB pada 17-19 Desember mendatang. Rumania dipersilakan menghadirkan stan budaya dan kuliner, termasuk demonstrasi memasak makanan khas serta pertunjukan budaya.
"Bagi NTB, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus membuka ruang pertemuan yang lebih luas antara masyarakat NTB dengan masyarakat internasional," katanya pula.