Kamu pelajar dan pengguna ChatGPT?, jika iya, ada kabar menarik nih karena OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT for Teens yang kabarnya akan menghadirkan pengalaman khusus yang dirancang untuk pengguna berusia 13 hingga 17 tahun dengan perlindungan keamanan tambahan.

Nah fitur ini menjadi bagian dari upaya OpenAI membuat ChatGPT lebih aman digunakan oleh remaja, sekaligus membantu mereka memanfaatkan AI untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah.

Dibuat Lebih Fokus Untuk Belajar

TONTON JUGA:

Karena banyak remaja menggunakan ChatGPT untuk keperluan belajar, OpenAI menjadikan aktivitas pendidikan sebagai salah satu fokus utama ChatGPT for Teens, kabarnya beberapa fitur pembelajaran yang sebelumnya sudah tersedia kini dibawa langsung ke pengalaman tersebut, termasuk Study Mode, kuis, dan Learning Visualizations.

Baca Juga : Windows 11 Siapkan Kontrol Privasi Individual untuk Aplikasi Win32

Ada juga fitur baru bernama Responsible Homework Reminder, dimana fitur ini dapat mendeteksi ketika seorang siswa terlihat hanya ingin menggunakan ChatGPT untuk menyelesaikan tugas. Alih-alih langsung memberikan jawabannya, ChatGPT akan mengarahkan pengguna ke Study Mode agar soal bisa dikerjakan secara bertahap.

Nah dengan begitu, AI diharapkan tidak sekadar menjadi “mesin jawaban” untuk pekerjaan rumah.

Ada Juga Study Hours

Selain itu, OpenAI juga memperkenalkan fitur Study Hours, yang memungkinkan remaja atau orang tua menentukan waktu tertentu ketika Study Mode otomatis aktif.

Nah, selama periode tersebut, ChatGPT tidak akan memberikan jawaban secara langsung untuk pertanyaan tertentu, dimana pengguna akan diarahkan untuk memahami dan menyelesaikan masalah melalui proses belajar.

Menurut saya sih konsepnya cukup menarik, terutama untuk membantu membangun kebiasaan belajar tanpa terlalu bergantung pada jawaban instan dari AI.

Baca Juga : Microsoft Defender Malah Rusak Setelah Update, Scan Virus Gagal Total

Selain itu, dari sisi keamanan, ChatGPT for Teens juga mendapatkan sejumlah perlindungan tambahan yang aktif secara default, salah satunya OpenAI memperketat respons ChatGPT terkait self-harm, kekerasan, gangguan makan, aktivitas berbahaya, serta konten seksual atau grafis.

Dan bagi orang tua yang menghubungkan akunnya dengan akun anak, beberapa kontrol juga tetap tersedia, dimana orang tua dapat mengatur Quiet Hours, mengontrol sejumlah pengaturan ChatGPT, serta menerima notifikasi dalam situasi berisiko tinggi tertentu.

Nah menarik bukan?, Dengan ChatGPT for Teens, OpenAI tampaknya ingin mengubah cara AI digunakan oleh remaja, dan bukan hanya sekedar memberikan jawaban secepat mungkin, tetapi juga mendorong proses belajar sekaligus memberikan lapisan perlindungan yang lebih ketat.

Ini cukup bagus sih, tapi bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : OpenAI


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post