Operasi gabungan Polda-BNNP Kalteng ungkap peredaran 456,77 gram sabu di Palangka Raya

Sabtu, 10 Oktober 2026 18:46 WIB

Image Print

Operasi gabungan Polda-BNNP Kalteng ungkap peredaran 456,77 gram sabu di Palangka Raya. ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng.

Palangka Raya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah menyita 456,77 gram sabu dan menangkap dua pria berinisial AR (33) dan RAF (33) yang diduga sebagai pengedar dalam operasi gabungan di Kota Palangka Raya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Ady Purnomo di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan operasi tersebut menyasar sejumlah lokasi, yakni Jalan Tjilik Riwut Km 14, Jalan Embang, Jalan G. Obos XX, serta kawasan Puntun, Kelurahan Pahandut.

“Penggerebekan ini merupakan bentuk komitmen nyata aparat dalam membersihkan wilayah Kalimantan Tengah dari ancaman narkoba,” kata Ady Purnomo.

Kedua terduga pelaku bandar sabu, pada saat diamankan di Mapolda Kalteng. ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita 14 paket sabu dengan berat total 456,77 gram dari tiga lokasi berbeda. Rinciannya, tiga paket seberat 100 gram ditemukan di Jalan Tjilik Riwut Km 14, tujuh paket seberat 56,77 gram di Jalan Embang, serta empat paket seberat 300 gram di Jalan G. Obos XX.

Selain narkotika, petugas turut mengamankan enam alat isap sabu atau bong, dua timbangan digital, dua telepon genggam, serta sejumlah plastik klip yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Sementara itu, dalam operasi di kawasan Puntun, petugas mengamankan 15 orang yang berdasarkan hasil tes urine dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

Dari lokasi tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, antara lain alat isap sabu, pipet kaca dan plastik, plastik klip bekas pembungkus sabu, gunting, korek api, serta timbangan digital.

Ady mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk menelusuri asal-usul sabu yang disita sekaligus mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan pemasok yang lebih besar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika guna membantu menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Tes urine saat Operasi gabungan Polda-BNNP Kalteng di Palangka Raya. ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng.

Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.