P15 Di Moto3 Inggris, Veda Ega Akui Buat Kesalahan dalam Kualifikasi
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengaku membuat kesalahan dalam kualifikasi sehingga harus start pada Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8).
Veda Ega Pratama tampil bagus pada hari pertama. Dalam sesi latihan bebas atau free practice 1 (FP1), Veda Ega menempati posisi enam, lalu finis ketiga dalam sesi practice sehingga langsung lolos ke kualifikasi kedua atau Q2.
Akan tetapi Veda Ega gagal mengulang pencapaian itu pada hari kedua grand prix Inggris 2026, Sabtu (8/8). Dalam sesi kualifikasi, Veda Ega harus puas finis ke-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Daftar 4 Tim Negara Lolos Semifinal Piala AFF 2026
- Romeny Cetak Gol, Fortuna Imbangi PSV 2-2 di Liga Belanda
- Jadwal Siaran Langsung Veda Ega di Moto3 Inggris 2026
"Hari ini jauh lebih sulit dibandingkan kemarin. Sejak pagi, saya cukup kesulitan dan tidak benar-benar bisa menemukan kepercayaan diri serta feeling terhadap motor seperti yang saya rasakan pada hari Jumat," kata Veda Ega.
Pembalap 17 tahun tersebut juga mengaku membuat kesalahan dalam kualifikasi, yakni terlalu lama membuntuti rival.
"Saat kualifikasi, saya tahu bahwa membuntuti pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat; namun, kami menunggu terlalu lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk melaju sendirian."
"Saya melakukan kesalahan pada putaran tersebut, dan setelah itu tidak ada cukup waktu untuk mengganti ban serta kembali turun ke lintasan," ucap Veda Ega.
Gagal start dari barisan depan membuat Veda Ega kecewa. Karena itu berarti, Veda Ega perlu berjuang lebih keras untuk bisa bersaing di barisan depan dalam Moto3 Inggris 2026 nanti.
"Tentu saja saya kecewa, karena hari Jumat menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing jauh lebih dekat dengan barisan depan. Kini, saya dan tim harus memahami apa yang terjadi hari ini dan aspek apa yang bisa kami perbaiki untuk balapan nanti," tutur Veda.
[Gambas:Video CNN]
(sry)