PDAM Batang pastikan ketersediaan air bersih masih cukup pada musim kemarau

Selasa, 21 Juli 2026 16:29 WIB

Image Print

Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan ketersediaan air bersih masih mencukupi kebutuhan pelanggan pada musim kemarau.

Direktur Umum Perusahaan Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang Sys Mandayun, di Batang, Selasa, mengatakan pihaknya akan mengaktifkan empat sumber air tambahan dan sumber mata air lainnya untuk mencukupi kebutuhan air bersih 62.796 pelanggan selama memasuki musim kemarau.

"Air bersih merupakan modal utama untuk melayani kebutuhan pelanggan sehingga kami akan menambah sumber-sumber air agar pasokan air bersih ke masyarakat tetap mencukupi," katanya.

Menurut dia, pada tahun ini, pihaknya memiliki empat sumber mata air yaitu Pangkangan yang memiliki debit air 100 liter per detik untuk melayani 8 ribu sambungan rumah (SR) di Kecamatan Banyuputih dan mata air Kali Tengah Kecamatan Blado yang memiliki debit air 30 liter/detik untuk 2.400 SR di Kecamatan Bandar.

Kemudian, sumber permukaan air Tembalang yang direncanakan untuk memenuhi pelayanan kebutuhan air bersih di Kecamatan Batang, Wonotunggal, dan Tulis sebanyak 40 ribu SR, serta sumber mata air Wana di Kecamatan Tersono yang memiliki kapasitas 35 liter/detik untuk 2.800 SR.

Ia mengatakan saat ini kondisi debit air lain yang dimiliki perusahaan seperti sumber mata air Bismo Blado yang memiliki kapasitas 229 liter per detik, Brubus yang memiliki 76 liter/detik, Sigintung (13 liter/detik), Singkuang (31 liter/detik), dan sumber mata air Watu Lumbung Reban (49 liter/detik) masih dalam kondisi normal.

"Selain itu, kami masih memiliki sumber-sumber mata air lainnya yang masih dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap air bersih," katanya.

Terkait dengan pemanfaatan sumur-sumur air yang dimiliki perusahaan, Sys Mandayun mengatakan bahwa pihaknya akan mengoperasikan pada saat kondisi puncak pemanfaatan air bersih pada pelanggan sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Namun demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan air bersih mengingat sumber-sumber mata air perusahaan adalah berkategori resapan dan musim kemarau masih cukup panjang.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.