Pemkab Bandung mempercepat pompanisasi cegah 1.950 ha sawah kekeringan - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat mempercepat normalisasi daerah irigasi dan menyiapkan pompanisasi untuk mencegah kekeringan yang mengancam sekitar 1.950 dari total 27.800 hektare lahan baku sawah di daerah itu.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Sabtu, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Pertanian segera memetakan kebutuhan air dan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mempercepat penanganan lahan terdampak.
"Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Saya minta Dinas PU dan Dinas Pertanian segera berkoordinasi dengan BBWS untuk pelaksanaan normalisasi dan skema pompanisasi," katanya.
Berdasarkan data Lahan Baku Sawah (LBS), sekitar 1.950 ha lahan pertanian di Kabupaten Bandung berada dalam kondisi waspada hingga terancam mengalami kekeringan akibat musim kemarau.
Dadang mengatakan pemerintah daerah terus mengupayakan dukungan anggaran untuk normalisasi daerah irigasi serta memperkuat koordinasi dengan BBWS dan Kementerian Pertanian.
"Puluhan ribu hektare lahan sawah ini harus kita selamatkan agar produksi pangan tetap terjaga," katanya.
Ia mengatakan percepatan penanganan infrastruktur air diperlukan untuk menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah selama musim kemarau.
Bupati Dadang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan evaluasi kinerja serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pembangunan.
Ia menegaskan setiap perangkat daerah harus mengenyampingkan ego sektoral karena pencapaian program pemerintah daerah bergantung pada kerja sama dan komunikasi antarlembaga.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.