Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan guna menghadapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut hampir tiga bulan terakhir.

“Shalat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar yang pada hakikatnya kita memohon dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT untuk segera menurunkan hujan dengan penuh rahmat,” kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu.

Algafry menyampaikan hal tersebut, usai mengikuti Shalat Istisqa di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, Koba, Rabu, yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran pegawai vertikal setempat

Menurut dia, pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah setelah berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi dampak kemarau panjang yang terjadi di daerah itu.

“Apa yang kita lakukan ini tidak lebih bagian dari ikhtiar setelah berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi dampak dari kemarau panjang,” ujarnya usai pelaksanaan Shalat Istisqa.

Ia juga mengajak setiap elemen masyarakat memohon pengampunan kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan manusia melalui munajat serta memperbanyak istigfar secara bersama-sama.

Ia berharap sikap berserah diri tersebut menjadi bagian dari usaha bersama untuk menghadapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat Bangka Tengah.

Pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus berikhtiar menghadapi kemarau sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan ketersediaan air bersama masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan berserah diri ini kita diberi rahmat oleh Allah SWT dengan menurunkan hujan setelah kemarau panjang yang hampir mencapai tiga bulan tanpa hujan,” katanya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.